Partai Nasional Hog Kong Jadi Partai Terlarang

Pemerintah Wilayah Khusus Hong Kong, Senin, secara resmi melarang kegiatan Partai Nasional (HKNP) karena dianggap menyokong kemerdekaan Hong Kong.
Newswire | 24 September 2018 21:13 WIB
Andy Chan, pendiri Hong Kong National Party - Reuters

Bisnis.com, BEIJING -  Pemerintah Wilayah Khusus Hong Kong, Senin, secara resmi melarang kegiatan Partai Nasional (HKNP) karena dianggap menyokong kemerdekaan Hong Kong.

Menteri Keamanan Hong Kong Lee Ka Chiu menganggap gerakan prokemerdekaan tidak sekedar retorika politik sehingga pihaknya tidak segan menggunakan tindakan tegas atas gerakan tersebut.

"Pernyataan HKNP berpotensi mendorong pengikutnya bisa menimbulkan kekerasan dan gangguan ketertiban umum. Hal ini yang menjadi alasan kami untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap mereka," katanya sebagaimana dikutip South China Morning Post.

Dengan adanya larangan itu, maka siapa pun yang berhubungan dengan partai tersebut, mengikuti pertemuan, dan memberikan bantuan pendanaan akan dikenai denda dan hukuman penjara selama dua hingga tiga tahun.

Menurut Lee, rakyat Hong Kong telah mendapatkan kebebasan berserikat dan berbicara, namun kebebasan tersebut bukan tanpa batas, melainkan harus sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Keputusan pelarangan tersebut memicu berbagai pendapat dari berbagai komunitas masyarakat di Hong Kong dan mereka mempertanyakan apakah keputusan itu sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Dewan Pemerintahan China urusan Hong Kong dan Makau mendukung pelarangan aktivitas HKNP.

"Kami mendukung pemerintah Hong Kong yang tetap menegakkan aturan perundang-undangan dengan melarang segala bentuk kegiatan HKNP," kata seorang pejabat penghubung China di Hong Kong seperti dikutip Xinhua.

Hong Kong merupakan daerah administrasi khusus di bawah pemerintah China. Sesuai konstitusi, China dan Hong Kong merupakan satu negara dengan dua sistem. Pemerintah Republik Rakyat China tidak mengurusi keuangan Hong Kong, namun bertanggung jawab atas pertahanan dan kebijakan luar negeri.

Inggris menyerahkan kedaulatan Hong Kong kepada RRC pada 1 Juli 1997. Hong Kong terdiri dari beberapa pulau yang luas keseluruhannya mencapai 9,6 juta kilometer persegi di sebelah selatan daratan China.

Sumber : Antara

Tag : hong kong
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top