Uskup Franco Terduga Pelaku Perkosaan Biarawati Mulai Disidang

Uskup Franco Mulakkal di Jalandhar, India terlihat tersenyum saat polisi membawanya ke pengadilan di Pala untuk memulai proses persidangan kasus dugaan perkosaan yang disangkakan kepadanya.
Newswire | 24 September 2018 12:37 WIB
Uskup Franco Mulakkal di Jalandhar, India terlihat tersenyum saat polisi membawanya ke pengadilan di Pala untuk memulai proses persidangan kasus dugaan perkosaan yang disangkakan kepadanya.

Bisnis.com, JALANDHAR, India - Uskup Franco Mulakkal di  Jalandhar, India terlihat tersenyum saat polisi membawanya ke pengadilan di Pala untuk memulai proses persidangan kasus dugaan perkosaan yang disangkakan kepadanya.

Mulakkal berjalan dengan pengawalan ketat polisi India di tengah kerumunan massa yang meneriakinya pada Sabtu, 22 September 2018.

“Dia bahkan terlihat tersenyum sepanjang proses persidangan di pengadilan,” begitu dilansir media News Minute pada Ahad, 23 September 2018.

Dalam persidangan, hakim di pengadilan Pala menolak uang jaminan agar Mulakkal tidak ditahan dan mengirimnya ke kantor polisi agar menjalani penahanan selama dua hari.

Pada Senin, 24 September 2018, Mulakkal akan menjalani persidangan untuk membahas upaya bandingnya soal permohonan uang jaminan itu.

Polisi India menahan Mulakkal pada Jumat, 21 September 2018, setelah munculnya desakan kuat publik terkait dugaan tindak perkosaan yang dituduhkan kepadanya.

Superintendent Polisi, Harishankar, mengatakan kepada media lokal bahwa polisi telah menemukan adanya bukti tindak perkosaan yang dituduhkan kepada Mulakkal sehingga penahanan bisa dilakukan.

Kabar ini disambut baik massa dan lima orang biarawati yang memimpin unjuk rasa di Vanchi Square, yang terletak tidak jauh dari Pengadilan Tinggi di Kochi. Biarawati itu berasal dari kongregasi Missionaries of Jesus. Mereka melakukan mogok selama 14 hari mendesak polisi agar tertuduh Mulakkal ditangkap.

Menurut aktivis dan penulis, P Geetha, penangkapan Mulakkal merupakan kemenangan kecil. Dia melakukan mogok makan selama lima hari menyoal ini. “Jalan masih panjang ke depan,” kata dia. Saat ditahan, Mulakkal mengaku sakit sehingga sempat dibawa ke rumah sakit untuk pengecekan.

Menurut laporan AP yang dikutip  South China Morning Post, Sabtu, 22 September 2018, seorang biarawati yang mengaku menjadi korban perkosaan Mulakkal telah menulis surat ke perwakilan Vatikan di New Delhi, ibukota India, pada awal September 2018. Biarawati yang tidak disebutkan namanya ini mengadukan bahwa uskup menggunakan kekuatan politik dan uang untuk mengubur kasus pemerkosaan dirinya.

Pada Kamis, 20 September, Vatikan mencopot semua tanggung jawab pastoral Uskup Franco Mulakkal sebagai uskup di Jalandhar untuk sementara waktu. Seperti dilansir Reuters, pencopotan ini atas permintaan Mulakkal melalui surat ke Vatikan dengan alasan membesarnya protes dan tuntutan penangkapan atas dirinya.

Sumber : Tempo

Tag : india
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top