Arus Baru Indonesia, Sembilan Pemikiran Ma'ruf Amin

Arus Baru Indonesia atau Arbi yang baru diresmikan Tim Jokowi-Ma’ruf merupakan sebuah gerakan yang juga berisi sembilan pemikiran calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin khususnya dalam bidang ekonomi.
Jaffry Prabu Prakoso | 24 September 2018 20:58 WIB
Calon Presiden Joko Widodo (kiri) memasang stiker pada dada kiri Calon Wapres Ma'ruf Amin (kanan) usai pengundian nomor urut Pemilu Presiden 2019 di Jakarta, Jumat (21/9/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA – Arus Baru Indonesia atau Arbi yang baru diresmikan Tim Jokowi-Ma’ruf merupakan sebuah gerakan yang juga berisi sembilan pemikiran calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin khususnya dalam bidang ekonomi.

Semuanya adalah pilar ekonomi indonesia arus baru ekonomoi, arus baru kesatuan bangsa, arus baru ulama, arus baru remaja masjid dan santri, arus baru pengusaha, arus baru milenial Indonesia, arus baru kependidikan Indonesia, arus baru huruh tani nelayan, serta arus baru kebudayaan.

Pemikiran ini sudah dikembangkan dan disatukan dengan pemikiran calon presiden Joko Widodo dalam mengakselerasi proses pembangunan bangsa.

Ma’ruf mengatakan bahwa formula yang dibuat tujuannya membangun ekonomi berkeadilan.

“Ini merupakan akselerasi dari pilar-pilar, patok-patok yang sudah dibuat Pak Jokowi pada 2014. Bagaimana pilar itu menghilangkan menghilangkan disparitas antara yang kecil dengan yang besar,” katanya di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Di bidang moralitas, Ma’ruf menjelaskan bahwa karakter harus dibangun misalnya seseorang yang memiliki agama yang kuat dan dinamis harus memiliki semangat bertarung yang tinggi.

Sementara di bidang keislaman yaitu Islam yang moderat yang tidak meniimbulkan konflik dan mengakui adanya kesepakatan dalam republik.

“Jadi arus baru ini merupakan akselerasi program-program nawacita dua yang diusung Jokowi-Ma'ruf. Ini akselerasi yang dilakukan Jokowi pada periode pertama,” ungkapnya.

Tag : Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top