Dikunjungi Sandiaga Uno, Muhammadiyah Tegaskan Tidak Berpihak

Organisasi Islam Muhammadiyah  menyatakan tidak akan mendukung salah satu pasangan calon pada pemilihan presiden 2019. Hal itu dilakukan sebagai bentuk netralitas.
Jaffry Prabu Prakoso | 14 September 2018 17:15 WIB
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah (ketiga kiri) Danhil Anzar Simanjuntak saat memberikan keterangan kepada media, di sebelahnya tampak bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA — Organisasi Islam Muhammadiyah  menyatakan tidak akan mendukung salah satu pasangan calon pada pemilihan presiden 2019. Hal itu dilakukan sebagai bentuk netralitas.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Danhil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa secara lembaga Muhammadiyah tidak akan memihak siapapun.

“Kami ada pada porsi memastikan seluruh agenda kebangsaan itu berjalan dengan baik, tentu saya akan mengkritik dan mengawasi Bang Sandi [Sandiaga Uno], saya juga akan mengawasi Pak Jokowi,” katanya di markas Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Danhil menjelaskan, dia akan memberikan saran kepada kedua pihak terkait kendala dan kebutuhan apa yang diinginkan masyarakat.

Pada konteks kader Muhammadiyah, lanjutnya, mereka bebas mendukung siapa pun tanpa ada arahan dari organisasi.

“Saya pun secara pribadi bebas tapi tentu bukan posisi saya sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiya,” ungkapnya.

Sementara itu dalam pertemuan tertutup dengan Sandi, Danhil meminta jika menjadi pemimpin, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini terbiasa melayani rakyat.

Pada sisi ekonomi, Sandi tidak hanya membahas persoalan teknis saja melainkan juga terkait kepemimpinan ekonomi yang miskin integritas.

Tag : muhammadiyah, Pilpres 2019
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top