Sandiaga Sebut Tempe Setipis ATM, Ida Fauziah: Tempe di pasaran Masih Normal

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Ida Fauziah menanggapi pernyataan Sandiaga Uno yang menyebut ukuran tempe di pasaran setipis kartu ATM.
Muhammad Ridwan | 10 September 2018 21:24 WIB
Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke PBNU, Kamis (16/8). - JIBI/MUhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Ida Fauziah menanggapi pernyataan Sandiaga Uno yang menyebut ukuran tempe di pasaran setipis kartu ATM.

Menurutnya, tempe yang beredar di pasar saat ini masuk berkurang seperti biasa, kenyataannya tidak setipis kartu ATM seperti yang disebutkan.

"Saya tidak tau maksudnya tempe setipis atm itu. Itu kan memang ada ya tempe yg dipotong setipis itu memang ada. Tapi bukan berarti ukuran tempe itu yang dipasaran setipis itu,” ujarnya di Rumah Cemara 19, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Ia menuding hal yang dilontarkan Sandiaga merupakan cara dan  gaya bahasanya, menurutnya publik bisa melihat sendiri kebenarannya.

"Mungkin bahasa Pak Sandi menyampaikan, gaya beliau aja menyampaikan itu. Tapi bisa dicek sampai sekarang tempe-tempe yang beredar itu tidak setipis (kartu) ATM," ujarnya.

Ida menilai ucapan Sandiaga Uno merupakan bagian dari sebuah kritik, namun menurutnya hal tersebut tidak perlu menjadk bahan permasalahan.

“Saya kira gak perlu ribut. Nanti kita ikut ribut mempersoalkan statement beliau.

Kalau menurut saya sih itu gaya beliau untuk menyampaikan kritik, menyampaikan pandangan, ya tidak apa-apa. Yang paling penting nyatanya saja bahwa tempe itu masih ukrannya masih normal. Mudah-mudahan akan terus seperti itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengaku menerima banyak keluhan masyarakat dalam kunjungannya ke beberapa daerah belakangan ini, terutama tentang persoalan harga bahan pokok. Salah satunya, bahwa tempe saat ini semakin tipis, sehingga hampir mirip dengan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Maka itu, dia mengklaim bahwa koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sangat khawatir dan prihatin dengan keadaan ekonomi. Dia melanjutkan, koalisinya ingin menyuarakan aspirasi rakyat.

Tag : Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top