Facebook Sempat “Mati”, Tiga Layanan Aplikasi Tak Berfungsi

Facebook mengakui bahwa layanannya sempat mati selama sehari setelah pengguna Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger mengeluhkan tidak bisa beraktivitas di media sosial.
John Andhi Oktaveri | 04 September 2018 10:37 WIB
Logo Facebook di kantor Facebook Indonesia - Bisnis/Dhiany Nadya Utami

Bisnis.com, JAKARTA - Facebook mengakui bahwa layanannya sempat mati selama sehari setelah pengguna Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger mengeluhkan tidak bisa beraktivitas di media sosial. 

 "Hari ini, terdapat gangguan jaringan, sehingga beberapa orang sempat kesulitan mengakses berbagai layanan Facebook," jelas juru bicara Facebook sebagaimana dikutip Channelnewsasia.com, Selasa (4/9/2018).

Facebook menyatakan tengah menginvestigasi dan mulai memperbaiki akses dan telah hampir menyelesaikan masalah tersebut untuk semua pengguna.

Perusahaan itu juga mohon maaf untuk ketidaknyamanan tersebut. Keluhan datang dari pengguna di seluruh dunia termasuk Amerika Serikat, Inggris Raya Eropa dan Australia. Masalah teknis juga terjadi di Amerika Selatan, Filipina, dan India.

Namun, masalah teknis itu minim dikeluhan pengguna di Indonesia, mengingat pada jam tersebut banyak para pengguna menggunakan waktunya untuk berisitirahat.

Menurut Down Detector yang dilansir news.com,  gangguan teknis media sosial milik Facebook ini berlangsung sekitar 90 menit, pada Senin (3/9/2018) sekitar pukul 4.50pm EDT, atau Selasa (4/9/2018) pukul 03.30 WIB.

Sebagian besar dari mereka menyampaikan keluhan di media sosial twitter.

Selama mengalami gangguan, beberapa pengguna yang hendak log-in hanya mendapati pesan "Service Unavailable", sementara pengguna lain menerima pesan yang mengatakan laman kembali bisa diakses dalam beberapa menit.

"Facebook sedang down untuk maintenance saat ini, tetapi Anda harus dapat kembali mengakses dalam beberapa menit," menurut pesan dari Facebook selama masa perbaikan. 

Down Detector juga menjelaskan bahwa keempat media sosial tersebut juga tidak bisa diakses para pengguna di wilayah timur laut AS, serta sejumlah negara di Eropa.

 

 

 

Tag : facebook
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top