Jemaah Haji Pulang ke Indonesia, Diminta Jaga Kemabruran

Jemaah haji gelombang I mulai diterbangkan ke Indonesia sejak Senin (27/8/2018).
M. Syahran W. Lubis | 02 September 2018 20:46 WIB
Ibadah haji di Masjidil Haram, Makkah. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Jemaah haji gelombang I mulai diterbangkan ke Indonesia sejak Senin (27/8/2018).

Sementara itu, jemaah gelombang II mulai didorong ke Madinah mulai Jumat (31/8/2018). Baik jemaah yang hendak kembali ke Tanah Air atau yang akan melanjutkan ibadah di Madinah sama-sama memperoleh layanan bimbingan ibadah.

Untuk jemaah yang pulang ke Tanah Air, Seksi Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daker Mekkah mengajak agar jemaah menjaga kemabruran haji.

“Mabrur itu hasil dari ibadah haji yang kita lakukan, indokatornya ada perubahan ke arah lebih baik dibandingkan dengan sebelum berangkat,” kata Prof. Aswadi, pelaksana Seksi Bimbad, di Safwa Almansy Hotel 1, Misfalah, Makkah, Sabtu (1/9/2018 dan dilansir website resmi Kementerian Agama pada Minggu (2/9/2018).

Menurut Aswadi yang merupakan Guru Besar Ilmu Tafsir Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur, jemaah diingatkan untuk lebih peduli. “Jemaah harus lebih peduli bahkan kepada orang yang tidak peduli dengan kita.”

Sementara kepada jemaah yang hendak bergerak ke Madinah, Aswadi dan anggota Bimbad lainnya, Prof. Muhammad Atamimi, membekali agar memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Kita akan mengunjungi kota Nabi, maka mari perbanyak salawat kepada Nabi sebagai bentuk penghormatan,” ucapnya.

Pada musim penyelenggaraan haji tahun ini, Kemenag memberikan 10 inovasi layanan ke jemaah, salah satunya adalah konsultan ibadah yang disiapkan di setiap sektor.

Hal ini untuk memantapkan pengetahuan agama manasik bagi jemaah dan langkah menjaga kemabruran. Selain di sektor, konsultan ini juga ada di masing-masing daerah kerja.

Sumber : Kemenag.go.id

Tag : Ibadah Haji
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top