PLN Berikan Beasiswa Sampai S1 kepada Joni si Bocah Pemanjat Tiang Bendera

PLN Berikan Beasiswa Sampai S1 kepada Joni si Bocah Pemanjat Tiang Bendera
Denis Riantiza Meilanova | 20 Agustus 2018 22:21 WIB
PLN Berikan Beasiswa Sampai S1 kepada Joni si Bocah Pemanjat Tiang Bendera - Bisnis/Denis

Bisnis.com, JAKARTA--PT PLN (Persero) memberikan bantuan beasiswa hingga S1 kepada Yohanes Ande Kala, si bocah pemanjat tiang bendera pada saat upacara HUT Ke-73 RI di pantai Motaain, Desa Silawan kabupaten, kecamatan Tasifeto Timur, kabupaten Belu, NTT, Jumat (17/8/2018).

Selain siswa kelas VII SMP Negeri Silawan, NTT tersebut, pemberian beasiswa juga diberikan kepada Danil Danuri Tumanduk, siswa SMAN 9 Berau dan Serma Timbul Prawoto, Babinsa Koramil 20 Cawas Kodim 0723/Klaten.

Pemberian beasiswa ini tidak terlepas dari aksi kepahlawanan yang dilakukan ketiganya pada saat upacara HUT RI ke-73 kemarin. Rasa cinta tanah air menggerakkan ketiganya untuk memanjat tiang bendera ketika melihat tali tiang terputus saat upacara. Khusus Serma Timbul Prawoto, beasiswa akan diberikan untuk putranya.

Direktur utama PLN Sofyan Basir menyerahkan secara langsung beasiswa untuk Yohanes Ande Kala, penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan di Gedung Utama PLN.

Menurutnya, aksi spontan yang dilakukan ketiganya menunjukkan rasa nasionalisme yang tinggi.

“Aksi ketiganya spontan dilakukan karena dorongan cinta tanah air yang besar, dan ingin menyelamatkan keberlangsungan upacara HUT RI ke-73, Sungguh aksi yang berani, kami salut kepada ketiganya. Untuk itu sebagai penghargaan untuk ketiganya,” ujar Sofyan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Sebelumnya, sebuah video merekam aksi heroik Yohanes yang merupakan pelajar SMP di Atambua saat pelaksanaan upacara bendera di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain, Kabupaten Belu, NTT. Dirinya memanjat tiang bendera untuk memasang tali tiang yang putus sebelum pengibaran bendera dilakukan, Jumat (17/8).

Di tempat lain, aksi heroik serupa juga dilakukan oleh Serma Timbul Prawoto dan Danil Danuri Tumanduk dari Berrau.

PLN Peduli merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang salah satunya memberi perhatian khusus pada bidang pendidikan. Diharapkan dengan bantuan beasiswa ini, para penyelamat tiang bendera bisa belajar dan menggapai cita-cita mereka.

Yohanes menyambut baik beasiswa yang diterimanya.

“Saya senang sekali bisa mendapatkan beasiswa hingga S1, agar meringankan beban orang tua,” ujar Yohanes.

Sofyan menambahkan, ketiganya memiliki inisiatif yang tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko, membanggakan dan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Indonesia.

Dalam acara tersebut juga turut hadir Direktur Human capital Managemen Muhamad Ali, Direktur regional Sumatera Wiluyo, Direktur Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara Djoko Abumanan dan Direktur Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin.

Tag : PLN
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top