Sepekan, Sandiaga Tancap Gas Temui 4 Politisi Berikut

Sandiaga Salahuddin Uno tancap gas melakukan safari politik ke sejumlah tokoh dan organisasi kemasyarakatan seusai deklarasi pencalonan presiden bersama Prabowo Subianto untuk Pilpres 2019.
JIBI | 18 Agustus 2018 13:19 WIB
Sandiaga Uno dan Ahmad Syaikhu - Instagram@syaikhu_ahmad

Bisnis.com, JAKARTA - Sandiaga Salahuddin Uno tancap gas melakukan safari politik ke sejumlah tokoh dan organisasi kemasyarakatan seusai deklarasi pencalonan presiden bersama Prabowo Subianto untuk Pilpres 2019.

Dalam waktu sepekan, Sandiaga telah menemui setidaknya tiga politikus. Ini belum termasuk safari politik yang dilakukannya bersama Prabowo.

Di berbagai pertemuan itu, Sandiaga mengatakan datang untuk silaturahmi sekaligus sowan.

Berikut sejumlah pertemuan Sandiaga dengan beberapa politikus berdasarkan urutan waktu, setelah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 10 Agustus 2018 lalu.

1. Sandiaga Bertemu Aburizal Bakrie

Beberapa jam setelah mendaftar ke KPU, Sandiaga menyambangi rumah Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie. Iring-iringan mobil Sandiaga tiba di rumah Aburizal sekitar pukul 20.30 WIB.

Sandiaga mengaku mendapat dua pesan dari Aburizal terkait Pemilihan Presiden 2019. Kata Sandiaga, Aburizal mengatakan bahwa Pilpres 2019 adalah perjalanan yang panjang, sehingga dukungan keluarga sangat diperlukan.

Selain itu, ujar Sandiaga, mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga berpesan bahwa Pilpres 2019 harus berjalan damai dan tidak memecah belah bangsa.

"Ini harus sejuk, penuh silaturahmi, dan bisa mempersatukan elemen-elemen terbaik bangsa," kata Sandiaga di depan rumah Aburizal, Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018.

2. Sandiaga Bertemu Soetrisno Bachir

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir menjadi politikus senior berikutnya yang ditemui Sandiaga. Pada Sabtu malam, 11 Agustus lalu, Sandiaga menyambangi rumah Soetrisno di Jalan Simprug Golf, Jakarta Selatan.

Sandiaga mengaku bertemu Soetrisno untuk berdiskusi perihal ekonomi. Sebab, Soetrisno saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN).

Sandiaga menampik kedatangannya untuk mengajak Soetrisno bergabung dalam tim pemenangannya dan Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Kata Sandiaga, Soetrisno mengambil posisi berbeda dengan PAN yang menjadi pengusungnya dan Prabowo di Pilpres 2019.

"Dia sudah sampaikan bahwa dia pendukung Pak Jokowi. Kalau kita dewasa dalam berpolitik ini bisa jadi kesempatan bertukar pikiran, tentunya terbuka dan penuh rasa hormat dan persatuan," kata Sandiaga di depan rumah Soetrisno, Jalan Simprug Golf, Jakarta Selatan, Sabtu, 11 Agustus 2018.

3. Sandiaga Bertemu Akbar Tandjung

Sandiaga menghadiri perayaan ulang tahun ke-73 Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung pada Selasa, 14 Agustus lalu. Di acara tersebut, Sandiaga juga sempat bertemu dengan pengusaha Chairul Tanjung dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Lagi-lagi, Sandiaga mengakui kedatangannya sekaligus sowan. Dia menuturkan bahwa Akbar juga menyampaikan sejumlah wejangan terkait Pilpres 2019. Kata Sandiaga, Akbar berpesan agar pilpres tidak menjadi gelaran yang memecah belah bangsa.

"Pilihan bisa beda, tapi yang penting adalah kecintaan kepada bangsa," kata Sandiaga di depan rumah Akbar, Jalan Purnawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Agustus 2018.

4. Sandiaga Bertemu Saifullah Yusuf

Pertemuan dengan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul berlangsung pada Kamis, 16 Agustus 2018. Sandiaga menjumpai Saifullah di Restoran Meradelima, Jakarta Selatan, tak berselang lama setelah mengunjungi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama bersama Prabowo.

Seperti sebelum-sebelumnya, Sandiaga mengaku berdiskusi soal ekonomi dengan Saifullah. Sandiaga terutama menekankan ihwal perekonomian pesantren, seiring dengan gagasannya membuat program santripreneur.

Saifullah mengatakan dia sedianya ikut menemui Sandiaga di kantor PBNU. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini memang merupakan salah satu Ketua PBNU. Namun, kata Saifullah, dia tak bisa turut pertemuan di kantor PBNU lantaran pesawatnya terlambat tiba di Jakarta.

Saat ditanya dukungannya kepada Sandiaga di pilpres 2019, Saifullah tak menjawab lugas. Dia malah mengungkit pilgub Jatim pada 27 Juni lalu. Kendati kalah, Saifullah mengaku selama ini banyak mendapat dukungan dari para kiai. Saifullah hanya mengatakan akan mengikuti apa kata para ulama dan kiai Jawa Timur soal dukungan itu.

"Saya bisa seperti itu karena para ulama dan kiai. Soal dukungan, saya serahkan pada mereka. Sebagai santri saya ikut," kata Saifullah.

Selain pertemuan-pertemuan yang dilakoninya seorang diri, Sandiaga Uno juga bersafari politik bersama Prabowo. Keduanya telah menemui sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, pimpinan Pengurus Pusat Muhammadiyah, dan pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

 

 

Sumber : Tempo

Tag : Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top