PLN Gunakan Powerbank untuk Tambah daya di Asian Games

Perusahaan Listrik Negara memastikan untuk menjamin pasokan listrik selama gelaran Asian Games ke-18 mendatang.
Muhammad Ridwan | 31 Juli 2018 20:11 WIB
Karyawan memeriksa kesiapan alat untuk pasokan listrik pergelaran Asian Games 2018 di gardu induk Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Cawang, Jakarta, Selasa (10/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA- Perusahaan Listrik Negara memastikan untuk menjamin pasokan listrik selama gelaran Asian Games ke-18 mendatang.

General Manager PLN Disjaya Ikhsan Asaad mengatakan, PLN menambah beban puncak daya sebesar 5% dari semula.

“Naik 5 persenlah, biasa beban puncaknya 5000 MW naik sekitar 200 Mega,” ujar Asaad saat ditemui di Forum Promoter Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Selain menambah daya, PLN menyiapkan 51 unit powerbank atau mobile sub station yang tersebar di sekitar venue di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan daya pada kegiatan di luar ruangan.

“Kebetulan pihak INASGOC meminta untuk penambahan daya sebesar 30 juta watt diluar yang eksisting, seperti itu untuk tenda-tenda, itu kan semua membutuhkan daya tambahan,” tambah Asaad.

“Pakai powerbank masing-masing 10.000 watt. Karena pakai listrik dari eksisting tidak cukup takutnya mati melulu lampunya,” lanjut Asaad.

PLN memiliki beberapa alasan dengan memilih menggunakan powerbank untuk menambah daya pada kegiatan luar ruangan, ketimbang menggunakan genset.

Asaad menjelaskan, penggunaan powerbank dinilai lebih ramah lingkungan dan mampu mengurangi polusi suara yang ditimbulkan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
listrik, Asian Games 2018

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top