China Tegaskan Komitmen Pertahankan Otonomi Hong Kong

Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk mempertahankan sistem pemerintahan ganda di Hong Kong.
Amanda Kusumawardhani | 30 Juli 2018 17:25 WIB
Terminal kontainer Pelabuhan Hong Kong - Reuters/Bobby Yip

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk mempertahankan sistem pemerintahan ganda di Hong Kong.

Hal itu dikemukakan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi ketika bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt, Senin (30/7).

Dia menegaskan China akan terus mempertahankan sistem tersebut di Hong Kong sejak kota tersebut dikuasai oleh China pada 1997.

"Persoalan Hong Kong adalah urusan dalam negeri China. Kita tidak akan menyambut baik atau menerima sikap negara lain yang ingin mencampuri urusan dalam negeri China," katanya, dikutip dari Bloomberg.

Tetapi, dia menambahkan China akan terus mendukung dan berkomitmen untuk menegakkan dua sistem pemerintahan dj China.

Pemerintahan China berjanji kepada Hong Kong untuk mempertahankan otonomi luas dan kemerdekaan selama 50 tahun, tetapi kekhawatiran muncul ketika pemimpin partai komunis China mulai menekan oposisi.

Ketika sistem keuangan dan efisiensi pemerintahan masih berjalan sesuai koridor, tetapi kebebasan berpendapat perlahan mulai diserang.

Pemerintah China juga bertindak keras terhadap generasi aktor politik muda yang gagal dalam mengubah kebijakan pengetatan pemilihan umum pada 2014.

Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping dalam pidatonya menekankan bahwa aktivitas apapun yang dianggap dapat mengancam kedaulatan China di Hong Kong bakal mendapatkan hukuman keras.

Tag : china, hong kong
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top