Kemenlu Resmikan Data Center di Seoul

Kementerian Luar Negeri meresmikan mirror site data center pertama di luar negeri yang diberi nama Seoul Data Center.
Amanda Kusumawardhani | 27 Juli 2018 22:50 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menemui Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Jumat (27/7). - Dok. Kementerian Luar Negeri

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri meresmikan mirror site data center pertama di luar negeri yang diberi nama Seoul Data Center.

Pada kesempata tersebut, Menteri Luar Negeri  Retno L. P. Marsudi menegaskan beberapa poin penting yang harus diperhatikan yaitu kecepatan pelayanan dan keamanan data.

“Perlindungan WNI merupakan salah satu prioritas Polugri. Dari waktu ke waktu, inovasi teknologi perlindungan selalu diupayakan, misalnya dengan WA [whatsapp] Center ini,” katanya, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (27/7/2018).

Menurutnya, kemudahan dan kelancaran akses sistem informasi/aplikasi layanan publik khususnya ditujukan untuk pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri. Data akan disinkronisasikan secara real time antara Seoul Data Center dan Data Center di Pusat/Jakarta.

Selain meresmikan Data Center, dia juga melakukan peninjauan berbagai fasilitas pelayanan di KBRI Seoul. Retno menyaksikan secara langsung sistem pendataan dan pelayanan WNI seperti lapor diri,  perpanjangan paspor, pengaduan dan penanganan WNI yang terkena masalah melalui aplikasi WA.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, dari sebanyak 37.000 WNI yang tinggal di Korea Selatan, sekitar 33.000 merupakan pekerja migran. Pekerja migran dari Indonesia tersebut memiliki latar belakang pendidikan cukup beragam mulai dari SMP hingga sarjana, yang tersebar hampir merata di seluruh pelosok Korea Selatan.

Tag : kemenlu
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top