Daerah Perlu Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menekankan perlunya konsolidasi demokrasi guna menyamakan visi pembangunan yang berkelanjutan terutama bagi pembangunan di daerah.
Edi Suwiknyo | 27 Juli 2018 09:04 WIB
Tenaga relawan menunjukkan surat suara pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang telah disortir, di kantor KPU Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (13/6). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menekankan perlunya konsolidasi demokrasi guna menyamakan visi pembangunan yang berkelanjutan terutama bagi pembangunan di daerah.

Dia mengingatkan hal ini sebab tidak semua kepala daerah mempunyai kemampuan dalam membangun sinergisitas.

"Kepala daerah belum semua punya inovasi yang baik, tidak semua kepala daerah yang mampu membangun sinergi," ujar Tjahjo dalam laman resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (26/7/2018).

Dia menjelaskan calon kepala daerah (cakada) mempunyai janji politik yang disampaikan kepada pemilihnya dalam suatu daerah pada saat kampanye. Kemudian, saat mendapatkan amanah dari rakyat dengan terpilih menjadi kepala daerah, mereka harus menerjemahkan janji politiknya dalam program kerja.

"Sebanyak 514 bupati/walikota yang sudah selesai Pilkada ini, termasuk presiden dan wakil presiden yang terpilih di tahun depan, semua punya janji politik. Saya kira semua punya impian, punya gagasan," lanjut Tjahjo.

Konsolidasi demokrasi melalui pemilihan dinilai turut berperan besar dalam menjaga stabilitas daerah dan nasional. Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Tim Inflasi 2018, yang digelar kemarin, diharapkan mampu mempertegas jalan bagi kepala daerah melaksanakan berbagai program berkelanjutan dimaksud.

Tag : kemendagri
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top