Setandan Pisang Diborong Jokowi Rp300.000, Mba Pur pun Sumringah

Blusukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke pasar Kranggan Jogjakarta membuat para pedagang terkejut sekaligus gembira. Pasalnya, saat berbelanja Jokowi tidak menawar bahkan saat Jokowi membeli jajan pasar, uang kembaliannya tak diambil.
Newswire | 25 Juli 2018 12:15 WIB
Presiden RI Joko Widodo membeli sayuran saat blusukan ke Pasar Kranggan, di Jalan Diponegoro, Jogja, Rabu (25/07/2018). - Bisnis/Desi Suryanto

Bisnis.com, JAKARTA – Blusukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke pasar Kranggan Jogjakarta membuat para pedagang terkejut sekaligus gembira. Pasalnya, saat berbelanja Jokowi tidak menawar bahkan saat Jokowi membeli jajan pasar, uang kembaliannya tak diambil.

Hari ini Rabu (25/7/2018) menjadi pengalaman tak terduga bagi Mbah Pur, nenek asal Muntilan Kabupaten Magelang Jawa Tengah, yang sehari-hari menjadi pedagang di pasar Kranggan Kota Jogja.

Dagangan pisangnya dihampiri Jokowi dan orang nomor satu di Indonesia itu langsung memborong satu tandan pisang.

“Saya tawarkan Rp300.000 dan langsung dibeli. Alhamdulillah, ini rejeki, kata Mbah Pur,” katanya seperti dilaporkan Antara hari ini Rabu (25/7/2018).

Mbah Pur mengaku sangat senang karena dagangannya laku terjual dan bisa sekaligus melihat serta bersalaman langsung dengan orang nomor satu di Indonesia itu.
“Biasanya, satu tandan pisang raja dijual dengan harga Rp50.000 hingga Rp100.000,” tuturnya.

Lain lagi dengan pengalaman Welas, pedagang jajan pasar, yang disambangi Jokowi saat memborong lemper, sawut, dan cucur.

"Totalnya Rp47.000 tetapi dikasih uang Rp100.000. Tidak perlu dikembalikan kata beliau," tutur Welas.

Baca juga: Blusukan di Jogja, Jokowi Borong Emping Mlinjo di Pasar Kranggan

Sejumlah pedagang yang berjualan di depan pasar juga mengaku senang bisa melihat dan bersalaman dengan Presiden Joko Widodo meskipun harus berdesak-desakan dengan pedagang dan pengunjung yang memadati pasar.

“Ini pertama kali melihat beliau. Saya senang karena Presiden Joko Widodo adalah orang yang sangat sederhana dan baik,” Suparmi kata pedagang bunga di Pasar Kranggan Suparmi.
 

Dalam kunjungannya, Presiden juga membagi-bagikan suvenir di antaranya kain batik dan buku tulis.

“Kebetulan saya berbelanja ke pasar dan tidak tahunya ada kunjungan Presiden. Ini justru dapat kain batik,” kata Tanti Rubiyanti.

Ia yang memperoleh dua kain batik itu pun mengaku akan menyimpan suevenir yang dibungkus rapi dalam kotak berwarna biru dan merah tersebut sebagai kenang-kenangan.

Saat berkunjung, Presiden didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengngku Buwono X dan Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi.

“Beliau membeli barang-barang yang tidak banyak ditemukan di pasar modern,” kata Heroe.
 

Heroe menambahkan, Presiden berpesan agar kondisi pasar tradisional semakin diperbaiki bahkan memberikan lampu hijau untuk pekerjaan revitalisasi sejumlah pasar tradisional pada tahun depan.

Sumber : Antara

Tag : jokowi
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top