Kapolri Tito Karnavian Dinilai Sosok yang Tepat Jadi Cawapres Jokowi

Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian dinilai telah berhasil mengangkat citra Polri di mata masyarakat sehingga layak untuk dipertimbangkan menjadi Cawapres Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendatang.
Sholahuddin Al Ayyubi | 23 Juli 2018 22:36 WIB
Presiden Joko Widodo (keempat kiri) didampingi Kapolri Tito Karnavian (ketiga kiri) dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto (kedua kanan). - ANTARA/Widodo S Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA--Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian dinilai telah berhasil mengangkat citra Polri di mata masyarakat sehingga layak untuk dipertimbangkan menjadi Cawapres Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendatang.

Pengamat Politik Dimensi Research and Consulting (DRC), Januar Rahmat mengatakan implementasi Program Kerja Professional, Modern dan Terpercaya (Promoter) yang beberapa waktu lalu didorong Polri kini telah menunjukkan hasil yang semakin baik. Dia mengatakan Survei Litbang Kompas pada akhir Juni 2016 juga menyebutkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri ada di angka 63,2%, dimana perolehan itu meningkat satu tahun berselang ke angka 70,2% serta perolehan meningkat ke angka 82,9% pada 2018.

"Ini kita bicaranya soal Pilpres khususnya Cawapres Jokowi. Saya melihat sosok Tito masuk dan layak menjadi cawapres Jokowi," tuturnya, Senin (23/7).

Menurutnya, sosok Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian juga memiliki elektabilitas yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan tokoh lainnya dan mudah diterima oleh semua kalangan terutama pada kelompok umat muslim.

"Jadi bisa dibilang Tito adalah sosok yang komplit. Lalu dari segi keamanan dan penegakan hukum sudah tidak terbantahkan sehingga Tito berpeluang dipilih Jokowi untuk menjadi Cawapres," katanya.

Tidak hanya itu, hasil survei dari luar negeri yakni The Gallup Organization melalui 2018 Global Law and Order Survey mengungkap bahwa Indonesia berada pada peringkat kesembilan negara teraman di dunia.

Selain itu, keberhasilan Polri menindak tegas serta mempersempit ruang gerak para teroris salah satu faktornya. Pasca bom Surabaya 100 lebih terduga teroris juga berhasil ditangkap.

Tag : Pilpres 2019
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top