Saat Transaksi Diam-Diam, Anggota DPR Komisi VII Ditangkap KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan menemukan bukti adanya transaksi tunai hingga ratusan juta rupiah yang dilakukan anggota DPR Komisi VII dengan pihak swasta terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jakarta Selatan sore ini.
Sholahuddin Al Ayyubi | 13 Juli 2018 22:32 WIB
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) didampingi Juru Bicara KPK Febri Diansyah (kiri) - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah menemukan bukti adanya transaksi tunai hingga ratusan juta rupiah yang dilakukan anggota DPR Komisi VII dengan pihak swasta terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jakarta Selatan sore ini.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah masih merahasiakan transaksi yang akan dilakukan antara penyelenggara negara itu dengan pihak swasta di wilayah Jakarta Selatan tersebut. Namun, dia menjelaskan pihaknya telah menjaring sebanyak sembilan orang pada OTT kali ini yang terdiri dari anggota Komisi VII DPR RI, pihak swasta, staf ahli dan seorang sopir di waktu yang bersamaan.

"Jadi kami menemukan bukti-bukti adanya transaksi antara pihak swasta dan penyelenggara negara di lokasi itu," tuturnya, Jumat (13/7).

Menurut Febri, total jumlah uang yang berhasil disita KPK saat OTT itu mencapai ratusan juta rupiah. Dia menjelaskan 9 orang yang ditangkap KPK pada OTT kali ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik KPK.

Sesuai aturan KUHAP, KPK harus menetapkan status ke-9 orang yang diamankan tersebut dalam waktu 1x24 jam setelah OTT dilakukan di wilayah Jakarta Selatan sore tadi.

"KPK mengamankan uang ratusan juta rupiah. Kami duga terkait dengan tugas di Komisi VII DPR-RI," kata Febri.

Tag : OTT KPK
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top