Pilih Cawapres, Prabowo Minta Masukan Ulama

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum sreg untuk menentukan siapa calon wakil presiden (Cawapres) yang bakal mendampingi dia di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Belakangan ada tiga nama potensial cawapres Prabowo yang beredar kuat di masyarakat.
JIBI | 08 Juli 2018 11:39 WIB
Prabowo Subianto - Istimewa

Kabar24.com, JAKARTA -  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum sreg untuk menentukan siapa calon wakil presiden (Cawapres) yang bakal mendampingi dia di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Belakangan ada tiga nama potensial cawapres Prabowo yang beredar kuat di masyarakat.

Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan pengusaha yang juga kader Partai Demokrat Chairul Tanjung. Namun, hingga saat ini Prabowo belum menentukan pilihannya.

Prabowo mengatakan masih belum menentukan siapa wapres yang bakal maju dalam Pilpres 2019. Dia mengatakan akan berdiskusi lebih lanjut dengan PAN dan PKS yang memiliki peluang berkoalisi dengan Gerindra.

Prabowo juga mengatakan akan mendengar masukan dari ulama-ulama terkait cawapres yang bakal mendampinginya di Pilpres 2019. "Saya juga akan berkonsultasi dengan ulama yang selama ini menjadi penasihat saya," kata Prabowo, di kediamannya, Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Juni 2018 seperti dikutip Tempo.co.

Menurut Prabowo, tidak hanya tiga nama itu yang potensil menjadi cawapres dalam Pilpres 2019. "Masih ada beberapa nama lagi, nanti saya akan terbuka," kata Prabowo.

Adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang pertama kali menyinggung nama Chairul Tanjung berpotensi menjadi cawapres Prabowo. Sandiaga yang juga Ketua Tim Pemenangan Pemilu Partai Gerindra ini mengatakan CT sangat cocok mendampingi Prabowo.

Sementara itu, nama AHY muncul sebagai cawapres setelah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan bertemu dengan Prabowo. Demokrat akan berkoalisi dengan Gerindra dengan syarat cawapres Prabowo berasal dari kadernya.

Sementara itu, nama Anies pertamakali mencuat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berkoalisi dengan Gerindra di Pilpres 2014. Namun bukan dengan Prabowo, PKS ingin memasangkan Anies dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam Pilpres 2019

Sumber : Tempo

Tag : Pilpres 2019
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top