Pelaku Teror Bom Pasuruan Gunakan Bom Ikan

Pelaku Teror Bom Pasuruan Gunakan Bom Ikan
Sholahuddin Al Ayyubi | 06 Juli 2018 16:08 WIB
Petugas kepolisian berjaga di area ledakan bom di Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/7/2018). - ANTARA/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA--Mabes Polri mengungkapkan pelaku teror 3 ledakan bom di Pasuruan Jawa Timur atas nama Abdullah alias Awardi menggunakan bom ikan yang memiliki daya ledak rendah untuk melakukan aksinya beberapa hari lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Muhammad Iqbal mengatakan bom pertama meledak pada saat pelaku Abdullah alias Awardi tengah merakit bom di rumah kontrakan bersama isteri dan anaknya. Menurut Iqbal, bom pertama meledak sendiri saat tengah dirakit dan menyebabkan anak Abdullah menjadi korban ledakan itu.

"Jadi ketika bom pertama itu meledak saat pelaku sedang merakit bom. Terbukti, putra terduga pelaku ini menjadi korban dan saat ini sedang dirawat di RS," tuturnya, Jumat (6/7).

Menurut Iqbal, berdasarkan hasil penyelidikan Tim Densus 88, pelaku Abdullah alias Awardi seringkali bertemu dengan narapidana teroris lainnya dalam sejumlah pengajian. Iqbal juga meyakini Abdullah telah masuk kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daullah (JAD) setelah keluar dari penjara beberapa waktu lalu.

"Pelaku kesehariannya sering bergaul intim dengan para narapidana terorisnya sendiri pada setiap kali pengajian. Kami duga pelaku ini masuk ke dalam jaringan JAD," katanya.

Menurutnya, Densus 88 Antiteror masih menyelidiki dan memburu Abdullah alias Awardi yang melarikan diri setelah meledakkan 3 buah bom berdaya ledak rendah di Pasuruan, Jawa Timur. Iqbal memastikan saat ini kondisi tempat kejadian perkara (TKP) sudah aman, karena Kepolisian menurunkan sejumlah tim untuk mengamankan lokasi.

"Kami sedang memburu dan akan melakukan upaya paksa untuk menangkap pelaku," ujarnya.

Tag : teroris
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top