Jokowi Kembali Ingatkan Bupati Untuk Tidak Korupsi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melemparkan peringatan kepada para bupati untuk berhati-hati menjalankan kepemimpinannya, terutama dengan menghindari aktivitas yang mengarah kepada tindak korupsi.
David Eka Issetiabudi | 06 Juli 2018 11:10 WIB
Bupati Bener Meriah Ahmadi (tengah), menggunakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pascaterjaring operasi tangkap tangan (OTT), di gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/7). - ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Bisnis.com, TANGERANG SELATAN -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melemparkan peringatan kepada para bupati untuk berhati-hati menjalankan kepemimpinannya, terutama dengan menghindari aktivitas yang mengarah kepada tindak korupsi.

Kepala Negara mengaku sedih jika mendengar ada kepala daerah yang tertangkap KPK.

"Saya sampaikan, hati-hati, jangan main-main dengan korupsi, suap. Jangan main-main," tuturnya dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Asosiasi Pemerintah Kabupten Seluruh Indonesia (APKASI) di Tangerang Selatan, Jumat (6/7/2018).

Keprihatinan maraknya kepala daerah yang terlibat masalah hukum juga disampaikan Ketua Umum Apkasi Mardani H Maming, pada kesempatan yang sama. Dia mengatakan sejauh ini ada 300 bupati yang terlibat masalah hukum, khususnya korupsi.

"Jangan ada anggapan bahwa menjadi bupati merupakan jalan sebagai koruptor," ujarnya. 

Pekan ini, publik kembali digegerkan dengan pemberian status tersangka kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi dalam kasus korupsi pengalokasian dan penyaluran dana otonomi khusus Aceh 2018.

Tag : jokowi, korupsi
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top