SKANDAL 1MDB: Besok, Buronan Asal Malaysia Jamal Yunos Dideportasi

Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian memastikan akan memulangkan buronan Ketua UMNO Bagian Sungai Besar Datuk Seri Jamal Md Yunos ke Malaysia hari ini atau besok pagi.
Sholahuddin Al Ayyubi | 03 Juli 2018 13:59 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan) mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/12). Sidang Kabinet Paripurna tersebut membahas rencana kerja pemerintah tahun 2018 serta persiapan Pilkada serentak 171 daerah. ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian memastikan akan memulangkan buronan Ketua UMNO Bagian Sungai Besar Datuk Seri Jamal Md Yunos ke Malaysia hari ini atau besok pagi.

Menurut Tito, kepulangan buronan korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret nama mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak itu akan dikawal langsung Kepala Polisi Diraja Malasia (PDRM) Tan Sri Ismail Omar yang kini tengah menuju ke Indonesia menggunakan Malaysia Airlines.

"Sekali lagi, jadi proses deportasinya akan dilakukan hari ini atau besok. PDRM akan tiba hari ini di Tanah Air untuk melakukan pengawalan deportasi DPO itu," tuturnya, Selasa (3/7/2018).

Tito mengatakan Pemerintah Malaysia juga akan mengirimkan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membantu Pemerintah Malaysia dalam melakukan penyelidikan kasus 1MDB tersebut.

Menurut Tito DPO Jamal Yunos tersebut adalah tersangka dan saksi kunci untuk membongkar kasus 1MDB di Malaysia.

"Jadi yang bersangkutan ini salah satu tersangka dan saksi kunci dalam kasus tersebut. Pemerintah Malaysia juga akan mengirimkan surat resmi ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia karena telah membantu penyelidikan kasus ini," katanya.

Menurut Tito, Pemerintah Indonesia terbuka dalam membantu negara lain menyelesaikan kasus apapun yang buronannya melarikan diri ke Indonesia. Dia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang siap membantu menangani kasus apapun.

"Jadi karena yang bersangkutan (buronan) ini cukup penting bagi mereka untuk mengungkap perkara korupsi, jadi kita bantu," ujarnya.

Tag : polri, malaysia
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top