Situs Belum Aman dari Peretas, KPU Lapor Polisi dan Kemenkominfo

Situs sistem informasi penghitungan suara (situng) masih belum dibuka sejak ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) empat hari lalu. Atas dasar itu, KPU melaporkannya ke Kepolisian dan Kemenkominfo.
Jaffry Prabu Prakoso | 03 Juli 2018 20:11 WIB
(Dari kiri-kanan) Ketua DKPP Harjono, Ketua Bawaslu Abhan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menkopolhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Ketua KPU Arief Budiman bertumpu tangan usai Rakor Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Jakarta, Senin (25/6/2018). -Bisnis.com - Sholahuddin Al Ayyubi

JAKARTA -- Situs sistem informasi penghitungan suara (situng) masih belum dibuka sejak ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) empat hari lalu

Hingga berita ini diturunkan, infopemilu.kpu.go.id tertulis, "Untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi hasil pemilihan, untuk sementara layanan ini kami tidak aktifkan."

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan situs tersebut masih belum bisa dibuka sampai aman dari serangan peretas.

"Kami sudah koordinasi dengan kepolisian, BSSN, Kemenkominfo, dan beberapa ahli IT kita minta pendapat," katanya di Kantornya, Jakarta, Selasa (3/7/2018). 

Arief menjelaskan situng selalu diserang oleh peretas bukan hanya setiap jam tapi setiap menit.

Meski situs yang berfungsi memberikan informasi penghitungan secara cepat tidak bisa dibuka, situng bukan acuan hitung acuan.

Hal ini karena rekapitulasi berjenjang yang dilakukan KPU secara manual di masing-masing tingkatan merupakan proses resmi penghitungan. Hasil resmi, jelas Arief akan diumumkan lewat pleno terbuka.

 

 

Tag : kpu, Pilkada Serentak
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top