Kim Jong-un Minta Presiden China Bantu Hapus Sanksi Ekonomi AS

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meminta Presiden China Xi Jinping membantu mengakhiri sanksi AS terhadap Pyongyang pascapertemuan puncaknya dengan Presiden AS Donald Trump.
John Andhi Oktaveri | 02 Juli 2018 12:31 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meminta Presiden China Xi Jinping membantu mengakhiri sanksi AS terhadap Pyongyang pascapertemuan Kim dengan Presiden AS Donald Trump.

Permintaan itu terungkap melalui sebuah surat kabar Jepang yang mengutip beberapa sumber tanpa nama di kedua negara.

Kim menyampaikan permintaan selama pertemuan ketiga kalinya dengan Xi di Beijing bulan lalu. Presiden China itu berjanji melakukan "yang terbaik" untuk memuaskan Kim, demikian menurut surat kabar Yomiuri Shimbun sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Senin (2/7/2018).

"Kami merasa terpukul akibat sanksi ekonomi. Kami telah menyelesaikan KTT AS-Korea Utara dengan sukses. Saya ingin China bekerja sama menuju pencabutan sanksi lebih cepat," ujar Kim kepada Xi menurut surat kabar itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, China sebagai sekutu Korut pada era Perang Dingin terus berusaha memperbaiki hubungan AS-Korut yang rusak akibat uji coba senjata nuklir.

Kim memilih Beijing, yang merupakan mitra ekonomi utamanya, sebagai tempat kunjungan luar negeri pertama Maret lalu. Kim kembali berkunjung menemui Xi pada Mei lalu di kota pelabuhan Dalian.

Menurut laporan itu Kim meminta Xi untuk membantu meringankan sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi Korea Utara dan mendesak China mendukung Pyongyang dalam pembicaraan denuklirisasi dengan Washington.

Xi mengatakan kepada Kim bahwa dia "secara aktif mendukung reformasi dan keterbukaan Korea Utara dan akan proaktif bekerja sama dalam sejumlah isu."

China dan AS sama-sama berharap melihat semenanjung Korea bebas dari senjata nuklir.

Tag : china, kim jong un, Donald Trump
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top