Saut Situmorang, Lain Cerita jika KPK Bisa Buktikan Kasus Ganjar Pranowo

Pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count) Ganjar Pranowo mendatangi KPK untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus korupsi KTP elektronik dengan tersangka Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung, Kamis (28/6/2018).
Rahmad Fauzan | 28 Juni 2018 13:42 WIB
Bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Taj Yasin (kanan). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count) Ganjar Pranowo mendatangi KPK untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus korupsi KTP elektronik dengan tersangka Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung, Kamis (28/6/2018).

Setelah diperiksa, Ganjar Pranowo menyampaikan kepada awak media bahwa dia datang untuk menepati janji pemeriksaan sebelumnya yang ditunda.

"Saya hari ini menepati janji, sebelumnya waktu pemanggilan saya meminta ditunda, maka persis sehari setelah pencoblosan saya datang menghadiri undangan untuk kesaksian IHP-MOM," ujar Ganjar pascadiperiksa di KPK, Kamis (28/6/2018).

Adapun, seperti kebanyakan para saksi-saksi lainnya, Ganjar Pranowo mengaku dirinya tidak kenal dengan tersangka Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan memang lebih baik jika Ganjar Pranowo datang ke KPK.

"Perjalananan masih panjang, bagus dia datang dia memberikan keterangan, dan itu saya pikir dia memang harus memberikan penjelasan," ujar Saut.

Dikatakan, perkara korupsi KTP elektronik yang menyeret nama Ganjar Pranowo sebagai saksi akan menjadi berbeda apabila KPK yang membuktikan.

"Kalau nanti kita bisa membuktikan lain lagi ceritanya," tegas Saut.

Seperti diketahui, Ganjar Pranowo meraih hasil positif pada pilkada yang diselenggarakan sehari sebelumnya.

Lembaga survei SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) Rabu (27/6/2018) memfinalisasi quick count Pemilihan Gubernur Jawa Tengah dengan hasil Ganjar Pranowo 59% suara dan Sudirman Said 41%.

Sementara itu, versi Indo Barometer Ganjar Pranowo meraih 57%, Sudirman Said 43%.

Adapun, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang pada saat itu baru merampungkan 97% perhitungan quick count, Ganjar Pranowo meraih 58,17%suara dan Sudirman Said meraih 41,83% suara.

Tag : ganjar pranowo, Pilkada Serentak
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top