PILGUB RIAU 2018: Hasil Quick Count Polmark, Syamsuar - Edi Unggul

Polmark Research Center Indonesia merilis hasil sementara hitung cepat (quick count) pilkada serentak 2018 pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau. Hasil sementara tampak pasangan nomor urut 1 Syamsuar - Edi Nasution unggul dengan perolehan suara sebanyak 23.048 suara atau 38,32%.
Arif Gunawan | 27 Juni 2018 17:25 WIB
Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar (ketiga kiri) dan Edy Natar Nasution (kedua kanan) bersiap meninggalkan gedung KPU usai melakukan pendaftaran sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau di Gedung KPU Riau, Pekanbaru, Riau, Senin (8/1). Pasangan Syamsuar-Edy Natar Nasution diusung Koalisi Bersatu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem untuk maju sebagai Cagub dan Cawagub Riau pada Pilkada Serentak 2018. ANTARA FOTO - Rony Muhar

Bisnis.com, PEKANBARU -- Polmark Research Center Indonesia merilis hasil sementara hitung cepat (quick count) pilkada serentak 2018 pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau.

Dari data terakhir hasil penghitungan di 343 tempat pemungutan suara (TPS) yang menjadi sampel dengan total 60.153 suara. Hasil sementara tampak pasangan nomor urut 1 Syamsuar - Edi Nasution unggul dengan perolehan suara sebanyak 23.048 suara atau 38,32%.

Pasangan yang diusung tiga partai yakni PAN, Nasdem, dan PKS ini menjadi tertinggi dibandingkan dengan tiga pasangan lain.

Di posisi dua yaitu pasangan petahana Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno dengan perolehan sebanyak 14.587 suara atau 24,25%. Pasangan ini diusung tiga partai yakni Golkar, PDIP, dan Hanura.

Posisi ketiga yakni pasangan Firdaus - Rusli Effendi dengan perolehan 12.242 suara atau 20,35% yang diusung dua partai yakni Demokrat dan PPP.

Terakhir ditempati pasangan Lukman Edy - Hardianto dengan perolehan dukungan sebanyak 10.276 suara atau 17,08%. Pasangan ini diusung Gerindra dan PKB.

Sebelumnya Ketua KPU Riau Nurhamin mengatakan ada empat lembaga yang mengajukan hitung cepat di Pilkada Riau. Lembaga itu adalah Polmark Research Center, Indo Barometer, Indikator Politik Indonesia, dan Saifulmujani Research and Consulting.

"Dari yang mengajukan itu, tidak semuanya jadi melakukan hitung cepat, itu sudah dilaporkan ke kami," katanya Rabu (27/6/2018).

Adapun pilkada serentak Riau 2018 menggelar pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati Indragiri Hilir.

 

Tag : Pilkada Serentak
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top