Pilgub Jabar 2018: Difabel Antusias Gunakan Hak Pilih

Datang sejak pagi, tuna netra yang menjadi PNS di Wiyataguna tersebut hanya bisa merasakan antusiasme rekan-rekannya menyalurkan hak pilihnya.
Wisnu Wage Pamungkas | 27 Juni 2018 10:49 WIB
Nono Suwarna saat hendak menggunakan hak pilihnya di TPS O5 Wiyataguna, Padjajaran, Pasir Kaliki, Bandung, Rabu (27/6 - 2018).

Bisnis.com, BANDUNG — Nono Suwarna hanya berdiri termanggu di depan TPS O5 Wiyataguna, Padjajaran, Pasir Kaliki, Bandung, Rabu (27/6/2018).

Datang sejak pagi, tuna netra yang menjadi PNS di Wiyataguna tersebut hanya bisa merasakan antusiasme rekan-rekannya menyalurkan hak pilihnya. “Saya tidak tahu salahnya dimana tapi saya tidak mendapat panggilan. Pemilihan sebelumnya saya dapat,” katanya.

Menurutnya sehari-hari tinggal dan bekerja di lembaga tersebut namun saat Ketua RT mendatangi rumahnya dan memberikan surat panggilan, dirinya tidak termasuk. “Istri saya dapat tapi saya nggak. RT-nya juga tidak tahu,” katanya.

Dia mengaku karena ingin menyalurkan hak pilih, dirinya sengaja datang pagi-pagi agar mendapat penjelasan dari panitia. Kata petugas Bawaslu, dirinya memang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). “Datanya dari KPU, saya mau terus pertanyakan,” ujarnya.

Namun karena dirinya memegang KTP elektronik, panitia pencoblosan membolehkan dirinya mencoblos setelah pukul 12 siang. “Jam 12 itu masih lama harus nunggu, ke depan jangan sampai kaya gini, kami difabel juga punya hak, sayang loh satu suara,” tuturnya.

TPS 05 sendiri dipusatkan sebagai tempat kaum difabel menyalurkan hak pilih. Tercatat ada 205 DPT, dan 103 kaum difabel yang memberikan hak suaranya. TPS ini rencananya akan dikunjungi Pj Gubernur Jabar Moch Iriawan.

Tag : Pilkada Serentak
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top