Jokowi Tekankan Kesiapan Pengamanan Jelang IMF-WB 2018

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas yang ketiga kalinya tentang kesiapan Rapat Tahunan IMF - World Bank 2018 di Bali, Oktober mendatang.
David Eka Issetiabudi | 26 Juni 2018 16:45 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo turun dari Pesawat Kepresidenan BBJ 2 setibanya di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (22/6/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas yang ketiga kalinya tentang kesiapan Rapat Tahunan IMF - World Bank 2018 di Bali, Oktober mendatang.

Dalam sambutannya, Jokowi meminta kesiapan terkait bandara, lokasi acara, mata acara hingga keamanan.

"Untuk itu saya ingin memastikan, dari urusan airport, lokasi pertemuan, acara, akomodasi dan fasilitas pendukung yang menyukseskan acara ini," tuturnya di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Rapat tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia ini rencananya digelar pada 12 - 14 Oktober 2018. Setidaknya ada 15.000 delegasi dari 189 negara akan merapat ke Pulau Dewata.

Dengan banyaknya delegasi yang hadir, Kepala Negara juga ingin mendengar kesiapan pengamanan untuk menjunjang keselamatan peserta dan lancarnya acara.
"Serta kesiapan pengamanan 15.000 dari 189 negara saya kira perlu dipersiapkan," ujarnya.

Jokowi mengatakan dalam kunjungan terakhirnya ke Bali, pihaknya telah berkomunikasi dengan gubernur Bali. Menurutnya, kesiapan lokasi akan selesai pada Juli mendatang.
"Tinggal dipersiapkan semua," tambahnya.

Sebelumnya, Pemprov Bali segera mempersiapkan dan merealisasikan keinginan Presiden Joko Widodo untuk mengadakan pawai kesenian saat gelaran IMF-WB 2018.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan Presiden Jokowi sangat bangga melihat pertunjukkan pawai kesenian yang dilakukan dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40. Menurut Pastika, pawai yang ditampilkan tersebut tidak dapat ditemui pada daerah lain di Indonesia. Bahkan, di dunia sekalipun.

“Bahkan beliau berkunjung ke India tidak seperti kita di Bali, yakni seni budaya yang masih kental dengan agama,” katanya, Sabtu (23/6/2018) seusai pawai PKB ke-40.

Lantaran hal tersebut, Presiden Jokowi pun meminta agar pawai serupa diadakan saat gelaran IMF-WB 2018. Hanya saja, konsep acaranya akan sedikit berbeda.

 

Tag : jokowi, annual meeting IMF-World Bank
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top