Dukung Visi 2020, Riau Resmi Luncurkan Muatan Lokal Budaya Melayu

Pemprov Riau resmi meluncurkan program penguatan pembelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau, sebagai bentuk dukungan Visi 2020.
Arif Gunawan | 25 Juni 2018 16:29 WIB
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman (kanan) menjelaskan program penguatan pembelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau, Senin (25/6/2018). Program ini bertujuan mendukung Visi Riau 2020 sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU -- Pemprov Riau resmi meluncurkan program penguatan pembelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau, sebagai bentuk dukungan Visi 2020.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan program ini perlu dilakukan dan diharapkan diikuti serta dipraktikkan oleh masyarakat.

"Program muatan lokal Budaya Melayu Riau Ini salah satu usaha pemerintah daerah untuk mencapai visi Riau 2020, karena sudah beberapa kegiatan yang juga secara kelembagaan kami siapkan," katanya di Kantor Gubernur Riau, Senin (25/6/2018).

Program muatan lokal ini terbagi dalam dua bidang yaitu pendidikan serta nonpendidikan.

Salah satu penerapan bidang nonpendidikan yang dilakukan saat ini adalah penggunaan bahasa Melayu di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dan diikuti dengan penggunaan atribut Melayu yang dipasang di hotel maupun mall.

Sementara untuk sektor pendidikan, pemprov menyiapkan guru mata pelajaran muatan lokal budaya Melayu Riau, telah mendapatkan dukungan regulasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bagi guru yang mengajarkan muatan lokal akan mendapatkan kredit sama dengan mengajar mata pelajaran lain.

"Guru ini nantinya akan dapat kredit sama dengan mata pelajaran lain, dan juga bisa sebagai persyaratan sertifikasi guru. Tidak hanya itu, jauh-jauh hari untuk mendukung program ini bidang nonpendidikan misalnya pemprov juga telah memakai baju Melayu setiap Jumat," katanya.

Tag : riau
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top