Berencana IPO, Perusahaan Pengantar Makanan di China Ini Bidik Dana Hingga US$4 Miliar

Meituan-Dianping, perusahaan layanan pengantar makanan dan pembelian tiket di China, membidik perolehan dana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) senilai lebih dari US$4 Miliar.
Dwi Nicken Tari | 25 Juni 2018 13:17 WIB
Bursa China - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Meituan-Dianping, perusahaan layanan pengantar makanan dan pembelian tiket di China, membidik perolehan dana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) senilai lebih dari US$4 Miliar.

Hal itu disampaikan oleh tiga orang sumber yang mengerti jalannya diskusi. Mereka menyebutkan, perusahaan yang mendapatkan dukungan dari perusahaan gaming dan media sosial, Tencent Holdings Ltd, tersebut siap mendaftar di Bursa Hong Kong pada Oktober 2018.

“[Valuasi] Meituan-Dianping dihargai sekitar US$30 miliar dalam penggalangan dana  tahun lalu. Kini mereka mengincar valuasi senilai US$60 lewat IPO,” ungkap sumber tersebut seperti dikutip Reuters, Senin (25/6/2018).

Namun demikian, pihak dalam industri menyampaikan perusahaan bakal sulit mencapai target itu. Pasalnya, mereka masih terus kehilangan uang dan bergantung kepada model cash burn-rate untuk mendorong pertumbuhan.

Adapun Meituan-Dianping masih belum memberikan perincian jumlah dana yang diincar maupun pembingkaian waktu IPO-nya. Perusahaan juga menolak memberikan komentar terkait ukuran kesepakatan dan potensi nilai perusahaan.

Bertindak sebagai penjamin emisi adalah Bank of America Merrill Lynch, Goldman Sachs Group Inc., dan Morgan Stanley.

Selain Tencent, Meituan-Dianping juga ditopang oleh perusahaan dana ventura Sequoia Capital dan DST Global, perusahaan dana abadi GIC Pte Ltd. dan perusahaan investasi milik pemerintah Singapura Temasek Holdings Ltd., serta Dewan Investasi Rencana Pensiun Kanada.

Meituan-Dianping mulanya dibentuk pada 2015 lewat merger senilai US$15 miliar dari Meituan dan Dianping. Sejauh ini, perusahaan menghadapi persaingan sengit dengan raksasa pengiriman makanan Ele.me yang didukung oleh Alibaba Group Holdings Ltd.

Pada 2017, Meituan-Dianping mengalami kerugian sebesar 19 miliar yuan (US$2,9 miliar), terdalam dalam dua tahun terakhir.

Namun, kerugian bersih yang disesuaikan hanya sebesar 2,85 miliar yuan, lebih kecil daripada kerugian sebesar 5,35 miliar yuan pada 2016 dan 5,91 miliar yuan pada 2015.

Nilai perusahaan pun meningkat menjadi 33,9 miliar yuan pada tahun fiskal 2017, menanjak dibandingkan 12,99 miliar yuan pada tahun sebelumnya.

Adapun pendaftaran saham ini dilakukan seiring dengan investor bersiap untuk sejumlah IPO perusahaan teknologi China.

Pabrikan telekomunikasi China, Xiaomi Corp., pada Kamis (21/6/2018) juga telah meluncurkan IPO-nya di Hong Kong, dengan membidik dana hingga US$6,1 miliar. Hal itu menjadikannya sebagai IPO perusahaan teknologi terbesar sejak IPO Alibaba pada dua tahun silam.

Tag : ipo
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top