Pilkada Serentak 2018 : Polri Kerahkan 171.000 Personel Pengamanan

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan diselenggarkan serentak di 171 daerah akan diamankan oleh Polisi Republik Indonesia dengan mengerahkan 171.000 personel yang akan berjaga.
Muhammad Ridwan | 25 Juni 2018 17:09 WIB
Polisi Wanita - Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan diselenggarkan serentak di 171 daerah akan diamankan oleh Polisi Republik Indonesia dengan mengerahkan 171.000 personel yang akan berjaga.

Dalam pengamanan Pilkada, Polri juga dibantu oleh personel TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan Linmas (Perlindungan Masyrakat). Untuk pengamanan Pilkada TNI menurunkan 36.000 dan dibantu oleh Linmas sebanyak 756.000 personel.

“Kami sama-sama membantu tergelarnya pilkada ini supaya aman dan lancar,” ujar Kepala Biro Multimedia Divisi Hubungan Masyrakat Polri Brigjen Pol. Rikwanto dalam paparannya di Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018),.

Dalam paparannya Rikwanto menyebutkan, terdapat beberapa daerah yang menjadi sorotan dan rawan konflik, dari total 392.226 TPS yang ada, terdapat 328.389 TPS yang aman, 42.233 TPS tingkat rawan I, dan 12.509 TPS kategori rawan II.

“Kalau yang kategori aman itu satu polisi bisa untuk 10 TPS, kalau rawan I itu satu polisi untuk dua sampai lima TPS, dan kalau kategori rawan II itu akan dijaga 1 polisi untuk 1 TPS,” jelas Rikwanto.

Adapun daerah yang menjadi sorotan rawan saat Pilkado menurut Rikwanto adalah Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Papua.

“Itu yang kita anggap rawan, tapi itu kan dari analisa-analisa yang ada. Bisa jadi dalam praktiknya karena kesiapan menjadi tidak rawan lagi,” ujarnya.

Tag : Pilkada Serentak
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top