Pilgub Jateng 2018: Ganjar Pranowo Figur Pilihan Menurut Riset Indo Barometer

Riset lembaga survei politik Indo Barometer menyatakan 67,3% responden yang merupakan warga Jawa Tengah menginginkan Ganjar Pranowo kembali menjadi Gubernur Jawa Tengah untuk periode 20182023.
Yodie Hardiyan | 20 Juni 2018 17:08 WIB
Dua pasangan bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo (depan, kedua kanan)- Taj Yasin (depan, kanan) dan Sudirman Said (depan, kedua kiri)-Ida Fauziyah (depan, kiri), berfoto bersama sejumlah bakal cabup-cawabup dalam pilkada Jateng, sebelum menjalani tes kesehatan di RSUP Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/1). - ANTARA/R. Rekotomo

Kabar24.com, JAKARTA — Riset lembaga survei politik Indo Barometer menyatakan 67,3% responden yang merupakan warga Jawa Tengah menginginkan Ganjar Pranowo kembali menjadi Gubernur Jawa Tengah untuk periode 2018—2023.

Hasil riset itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari dalam acara diskusi pada Rabu (20/6/2018). Survei dilakukan oleh Indo Barometer di 35 kabupaten atau kota di Jawa Tengah terhadap 800 responden dengan tingkat kepercayaan 95% pada 7—13 Juni 2018.

Seperti diketahui, Ganjar yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengikuti pemilihan gubernur Jawa Tengah periode 2018—2023 berpasangan dengan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Taj Yasin.

Ganjar dan Taj Yasin akan berhadapan dengan pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah yang diusung oleh sejumlah partai seperti Gerindra, PKB, PAN dan PKS.

Berdasarkan riset yang dibuat oleh Indo Barometer, Qodari menyatakan responden yang tidak menginginkan Ganjar Pranowo kembali menjadi Gubernur Jawa Tengah sebanyak 18,5%. Sebanyak 14,3% responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Qodari menyatakan pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah mendapatkan lawan yang berat di pemilihan gubernur Jawa Tengah. "Karena mereka akan menghadapi sosok figur dan partai," katanya.

Figur yang dimaksud adalah figur Ganjar yang elektabilitasnya disebut sedang naik. Berdasarkan data Indo Barometer, dihadapkan antara pilihan Ganjar dan Sudirman, 66,9% responden menyatakan akan memilih Ganjar.

Sementara itu, partai yang dominan di Jawa Tengah sekarang adalah PDIP. Qodari menyebut provinsi ini sebagai "Kandang Banteng" merujuk logo PDIP yang menonjolkan gambar banteng.

Qodari mengingatkan pengalaman pada pemilihan gubernur Jawa Tengah pada 2013. Pada saat itu, Ganjar yang merupakan figur yang relatif baru berhasil memperoleh 48,82% mengalahkan pasangan lain seperti Hadi Prabowo-Don Murdono dan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo.

Berdasarkan data Indo Barometer, Sudirman Said lebih dikenal sebagai mantan menteri. Seperti diketahui, Sudirman pernah bekerja sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) pada masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Tag : jateng, ganjar pranowo, Pilkada Serentak, pilgub jateng 2018
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top