Kapolri Tito Karnavian Pantau Arus Mudik dari Cikopo

Tito menerima paparan dari 3 Kapolda yaitu Kapolda Jawa Barat, Kapolda Jawa Tengah dan Kapolda Metro Jaya
Novita Sari Simamora | 18 Juni 2018 20:56 WIB
Antrean panjang kendaraan mobil arus balik melintasi jalur tol fungsional Solo-Salatiga di Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/6/2018). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia konsisten memantau arus balik dari pos pelayanan terpadu Cikopo, Jawa Barat.

Dua hari menjelang berakhirnya masa libur lebaran, pada Senin (18/06/2018) atau tepatnya pada H+4 lebaran, Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta pejabat Mabes Polri melaksanakan peninjauan di Pos Pelayanan Terpadu Cikopo Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk monitoring arus balik Lebaran 2018 terutama bagi para pemudik yang menggunakan jalur darat

Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, pada Senin (18/6/2018), Tito menerima paparan dari 3 Kapolda yaitu Kapolda Jawa Barat, Kapolda Jawa Tengah dan Kapolda Metro Jaya yang melaporkan kondisi terkini terkait lalu lintas pada arus balik serta langkah antisipasi yang telah disiapkan sesuai dengan kerawanan di daerahnya masing-masing.

Tito menjelaskan, secara umum arus balik sudah dimulai, akan tetapi kondisi arus lalu lintas masih tampak normal meskipun terjadi kepadatan di beberapa lokasi.

Berdasarkan hasil pantauan terkini maka prediksi arus balik pada gelombang pertama akan di mulai pada malam ini 18-20 Juni 2018, sedangkan gelombang kedua akan terjadi pada hari akhir pekan yaitu 23-24 Juni 2018.

Beberapa cara bertindak yang dilakukan dengan menerapkan one way, contra flow, dan pemberlakuan tarif gratis di beberapa pintu tol yang jalan nasionalnya mengalami kepadatan panjang. Tito juga menegaskan, agar memanfaatkan patroli sepeda motor untuk mengurai kemacetan di beberapa ruas dalam tol yang diakibatkan banyaknya pengendara yang memanfaatkan rest area maupun terjadinya laka lantas.

Tercatat jumlah laka lantas pada 2018 menurun 30% dan laka lantas yang mengakibatkan meninggal dunia turun sebanyak 56% , Kejahatan menonjol (curas, curat, curas senpi) turun sebanyak 12,78% dibadingkan dengan 2017 lalu. 

 

Tag : lebaran
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top