Ibadah Haji: Pemberian Warna Koper Mudahkan Indentifikasi Jemaah

Guna memudahkan identifikasi jemaah haji tahun 2018, Kementerian Agama melakukan langkah baru.
Muhammad Ridwan | 09 Juni 2018 00:37 WIB
Contoh koper dengan tanda warna - Dokumentasi Kementerian Agama

Bisnis.com, JAKARTA -Guna memudahkan identifikasi jemaah haji tahun 2018, Kementerian Agama melakukan langkah baru.

Hal itu disampaikan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Nizar Ali dalam rapat koordinasi persiapan haji yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah.

“Paspor dan koper jemaah tahun ini akan diberi tanda warna. Setiap rombongan jemaah dalam satu kloter akan menggunakan tanda warna yang berbeda,” kata Nizar Ali dalam pernyataan tertulis di laman resmi Kementerian Agama, dikutip Jumat (8/6/2018).

Satu kloter jemaah terbagi menjadi 9 atau 10 rombongan. Masing-masing rombongan dipimpin Ketua Rombongan (Karom). Setiap rombongan terdiri dari sekitar 40 orang yang terbagi dalam empat regu dan dipimpin Ketua Regu (Karu).

Contoh daftar warna koper jemaah haji per sektor dan wilayah/Kementerian Agama

Penggunaan tanda warna bertujuan untuk memudahkan identifikasi karom, karu, maupun betugas kloter dan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Nizar mengatakan, tanda warna di koper akan memudahkan dan mempercepat distribusi koper sesuai kelompok rombongan hingga lokasi sektor pemondokan dan nomor hotel. “Koper ini nanti sudah dilabeli sejak di kabupaten masing-masing,” ujar Nizar.

Menag Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi pemberian warna tersebut. Menag minta agar teknisnya dilakukan secara cermat dan segera disosialisasikan ke Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kemenag sebagai pelaksana di lapangan.

Menag mengatakan, agar diawasi betul jangan sampai terjadi kesalahan, sekali saja ada kesalahan pasang kabel warna akan menyulitkan saat pendistribusian kopernya.

“Berbagai inovasi seperti ini perlu dilakukan untuk terus memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah” ujar Menag Lukman.

Jemaah haji reguler dari Indonesia tahun ini berjumlah 204.000 orang. Selama di Mekkah, mereka akan ditempatkan dalam 11 sektor yang tersebar di tujuh wilayah, yaitu Syisyah, Raudhah, Mahbas Jin, Azizah, Rei Bakhsy dan Jarwal.

Tag : Ibadah Haji
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top