Yudi Latif Mundur, Taufik Kurniawan: Ada Apa di Internal BPIP?

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyatakan mundurnya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif memunculkan pertanyaan di tengah berkembangnya polemik soal gaji anggota badan tersebut.
John Andhi Oktaveri | 08 Juni 2018 13:20 WIB
Surat terbuka tentang pengunduran diri Yudi Latif sebabagai Kepala (Pelaksana) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Jumat pagi (8/8/2018). - Bisnis/Sutarno

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyatakan mundurnya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif memunculkan pertanyaan di tengah berkembangnya polemik soal gaji anggota badan tersebut.

“Ini ada apa di internal BPIP. Ini memberi kesan, selama ini baik-baik saja, tapi ternyata ada permasalahan internal,” ujar Taufik kepada wartawan, Jumat (8/6/2018).

Terkait hal itu Taufik meminta Presiden Joko Widodo yang mengangkat dan melantik Yudi Latif memberikan penjelasan kepada publik mengenai kemunduran Yudi Latif. Menurutnya, kehadiran BPIP yang diharapkan menjadi harapan baru bagi masyarakat, malah terus-terusan menjadi polemik.

“Kita berharap BPIP tampil dan menjawab harapan masyarakat dalam kaitan membumikan Pancasila selain membantu Presiden dalam merumuskan arah pembinaan ideologi Pancasila,” ujarnya. Apalagi, lanjutnya, gejolak itu terjadi saat masifnya paham radikalisme.

“Kita sangat berharap BPIP semakin meningkatkan pembinaan ideologi Pancasila,” ujar Wakil Ketua umum Partai amanat Nasional (PAN) itu.

Baca juga: Jokowi Terima Surat Pengunduran Diri Yudi Latif, ini Surat Terbukanya di Facebook

Taufik juga menyayangkan Yudi Latif mundur di tengah BPIP yang belakangan menjadi sorotan sejumlah kalangan. Sebelumnya gaji dan hak keuangan Dewan Pengarah BPIP sempat menjadi polemik dan perbincangan publik.

“Kemarin BPIP sudah menjadi sorotan dalam kaitan gaji pejabatnya, khususnya Dewan Pengarah. Isu itu sudah cukup mereda, dan pemerintah sudah klarifikasi, tapi Kepala BPIP tiba-tiba mundur,” ujarnya.

Yudi Latif sebelumnya diberitakan mengundurkan diri sebagai Kepala BPIP melalui pesan perpisahan yang beredar di media sosial.

"Saya mohon pamit. Segala yang lenyap adalah kebutuhan bagi yang lain, (itu sebabnya kita bergiliran lahir dan mati). seperti gelembung-gelembung di laut berasal, mereka muncul, kemudian pecah, dan kepada laut mereka kembali,” tulis Yudi lewat akun facebook Yudi Latif Dua.

Kepala BPIP merupakan pelaksana sehari-hari yang berada di bawah Dewan Pengarah BPIP yang diketuai Megawati Soekarnoputri. Duduk sebagai Anggota Dewan Pengarah BPIP yaitu Mahfud MD, Ketua MUI Ma`ruf Amin, Ketum PBNU Aqil Siradj hingga Sudhamek.

Tag : jokowi, dpr
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top