Rayakan Idulfitri, Filipina Tetapkan 15 Juni Sebagai Hari Libur Nasional

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menetapkan 15 Juni 2018 sebagai hari libur di seluruh negeri untuk merayakan Idulfitri.
Annisa Margrit | 07 Juni 2018 10:51 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte menetapkan 15 Juni 2018 sebagai hari libur di seluruh negeri untuk merayakan Idulfitri.

Penetapan itu dicantumkan dalam keputusan presiden yang ditandatangani pada Rabu (6/6/2018).

"Berdasarkan Keputusan Presiden 514 yang ditandatangani hari ini, 6 Juni 2018, Presiden telah menetapkan Jumat, 15 Juni 2018 sebagai hari libur di seluruh negeri dalam rangka merayakan Idulfitri (Perayaan Ramadan)," papar Staf Khusus Presiden Christopher Go melalui pesan singkat kepada para wartawan, seperti dilansir dari The Manila Times, Kamis (7/6).

Penetapan itu sejalan dengan beleid yang diterbitkan pada masa pemerintahan Presiden Gloria Macapagal Arroyo, tepatnya pada November 2002. Dalam UU itu, ditetapkan bahwa hari pertama Syawal menjadi hari libur nasional bagi warga Filipina.

Penetapan Idulfitri dilakukan melalui perhitungan kalender Islam atau perhitungan astronomi. Penetapan oleh Duterte juga cukup awal jika dibandingkan dengan negara-negara lain, yang biasanya baru menetapkan jadwal Idulfitri 1-2 hari sebelumnya. 

Filipina adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Katolik dan hanya sekitar 5% yang beragama Islam. Sebagian besar warga Muslim tinggal di selatan negara kepulauan itu, termasuk di Marawi.

Sekitar setahun lalu, Marawi menjadi sorotan karena dikuasai oleh kelompok ISIS selama lima bulan.

Sumber : The Manila Times

Tag : filipina, idulfitri
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top