Israel Berdalih Tidak Menembak Langsung ke Razan Najjar

Tentara Israel berdalih tidak menembak langsung ke Razan Najjar, seorang relawan medis Palestina yang tewas selama aksi protes di perbatasan Gaza.
Newswire | 06 Juni 2018 18:42 WIB
Razan Al-Najar - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Tentara Israel berdalih tidak menembak langsung ke Razan Al-Najar, seorang relawan medis Palestina yang tewas selama aksi protes di perbatasan Gaza.

Dalam pernyataan yang dirilis Selasa, 5 Juni 2018, militer Israel mengatakan, Razan Al-Najar terkena peluru nyasar. Menurut juru bicara militer Israel, Razan Al-Najar pernyataan tersebut berdasarkan pada wawancara dengan tentara yang berada di tempat kejadian.

Razan merupakan relawan medis yang tewas ditembak tentara Israel saat berupaya mengevakuasi korban dari pagar perbatasan Gaza-Israel.

"Hasil penyelidikan menemukan fakta, tentara melepaskan tembakan ke demonstran lain, dan tidak secara langsung ke arah Najar," demikian bunyi pernyataan militer Israel, seperti dilansir Hareetz pada 5 Juni 2018.

Militer Israel menambahkan, penyelidikan atas insiden tersebut belum selesai, "Militer masih memeriksa siapa yang melepaskan tembakan selama aksi protes dan berapa banyak amunisi yang digunakan."Ibunda Razan al-Najjar memegang seragam medis yang dipenuhi noda darah, 2 Juni 2018.[Middle East Eye/Mohammed Asad]

Untk mengungkap peristiwa mematikan itu, penyelidik militer juga menemukan bahwa Najar terlihat dekat dengan pagar perbatasan, merawat para pemrotes yang terluka oleh tembakan militer Israel.

Razan Najar tewas ketika sedang menolong korban luka di pagar perbatasan Gaza-Israel. Dia di bagian leher, dan akhirnya tewas saat berada di rumah sakit Eropa Gaza. Keluarga korban menuduh sniper militer Israel sengaja membunuh Razan Najar. Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan 118 orang tewas dalam aksi protes tersebut.

Sumber : Tempo

Tag : israel
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top