TNI dan Polri Gelar Patroli Gabungan di Bekasi

Di Bekasi, Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, bersama Komando Distrik Militer 0507/Bekasi mengintensifkan patroli gabungan berskala besar guna memberikan rasa aman kepada masyarakat pascarangkaian aksi terorisme.
Newswire | 17 Mei 2018 17:17 WIB
Anggota Brimob dan TNI melakukan penyergapan terhadap teroris dalam Latihan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama TNI-Polri di Markas Detasemen B Brimob Polda Jatim, Ampeldento, Malang, Jawa Timur, Kamis (18/5). - Antara/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, BEKASI - TNI dan Polri melakukan patroli gabungan mengantisipasi terulangnya aksi terorisme seperti terjadi di Surabaya dan Riau.

Di Bekasi, Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, bersama Komando Distrik Militer 0507/Bekasi mengintensifkan patroli gabungan berskala besar guna memberikan rasa aman kepada masyarakat pascarangkaian aksi terorisme.

"Bentuk kewaspadaan yang kami lakukan salah satunya dengan menggiatkan patroli," kata Kepala Polrestro Bekasi Kota Komisaris Besar Polisi Indarto, di Bekasi, Kamis (17/5/2018).

Menurut Indarto, patroli dimaksud melibatkan personel gabungan Polrestro Bekasi Kota dengan Kodim 0507 berkekuatan sekitar 50 anggota.

Rombongan patroli akan berkeliling jalanan Kota Bekasi siang dan malam dengan menyasar 12 kecamatan dan 56 kelurahan di Kota Bekasi.

"Selain memunculkan rasa nyaman di masyarakat, karena kami perlu menunjukan aparat hadir di tengah mereka, patroli juga dimaksudkan untuk menjerakan calon pelaku teror," katanya.

Personel patroli yang bertugas akan dibekali senjata laras panjang beramunisi peluru tajam.

Namun demikian, masyarakat umum tak perlu khawatir jika di tengah jalan berpapasan dengan petugas lalu dimintai memperlihatkan kelengkapan surat-surat kendaraan atau barang bawaannya.

"Selama tidak salah, ikuti saja prosedur yang diminta aparat. Jangan coba-coba mengelak karena tindakan mencurigakan akan membuat aparat tak segan mengambil tindakan," katanya.

Selain patroli keliling, pengamanan di markas kepolisian juga diperketat dengan memaksimalkan jadwal piket anggota.

Jika semula piket di Markas Polrestro Bekasi Kota hanya berkisar 200 anggota, kini dipertebal menjadi 300-400 personel.

Kemudian di skala Markas Kepolisian Sektor, kekuatan awal anggota piket sebanyak 30 personel ditambah menjadi 50 personel.

"Selain penebalan anggota, perlengkapan semisal senjata laras panjang, rompi anti peluru, juga helm kami berikan. Lalu prosedur penerimaan tamu juga kami perketat. Mungkin mengurangi kenyamanan warga, tapi ini upaya maksimal kami yang tetap diusahakan humanis dan waspada," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
terorisme

Sumber : Antara
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top