Para Pejabat The Fed Masih Debatkan Laju Kenaikan FFR

Para wakil utama Gubernur Federal Reserve Jerome Powell masih berdebat terkait laju kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Begitu juga dengan persiapan yang harus dilakukan The Fed dalam menghadapi tren perlambatan ekonomi berikutnya.
Dwi Nicken Tari | 16 Mei 2018 19:00 WIB
Bank sentral AS The Federal Reserve - Reuters/Larry Downing

Kabar24.com, JAKARTA – Para wakil utama Gubernur Federal Reserve Jerome Powell masih berdebat terkait laju kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Begitu juga dengan persiapan yang harus dilakukan The Fed dalam menghadapi tren perlambatan ekonomi berikutnya.

Perdebatan itu mencakup faktor teknikal dan filosofikal, yaitu kemungkinan perekonomian akan terus melaju sehingga memberikan ruang bagi The Fed untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Selain itu, mereka juga membicarakan kemungkinan mengurangi kebutuhan akan perangkat kebijakan yang kontroversial seperti pembelian obligasi, untuk melawan resesi di masa depan.

Presiden The Fed San Fransisco John Williams menyatakan pandangannya bahwa The Fed hanya memiliki beberapa kenaikan suku bunga selanjutnya sebelum tingkat suku bunga tersebut mencapai bunga pinjaman yang dapat membuat perekonomian terus melaju, tanpa merangsang atau memperlambat kemajuannya.

“Penting untuk membedakan antara kondisi ekonomi kuat saat ini dan kunci pendorong ekonomi dalam jangka panjang sebagai fondasi suku bunga,” kata Williams di Economic Club of Minnesota, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (16/5).

Dia menambahkan, meskipun pendorong ekonomi saat ini berhasil, seperti pemotongan pajak dan belanja pemerintah, namun pendorong ekonomi jangka panjang salah satunya tetap suku bunga rendah.

Adapun Williams pada bulan depan akan menjabat sebagai Presiden The Fed New York, sebuah posisi yang memberikannya hak suara permanen di dalam komite pengambil keputusan The Fed.

Pandagannya kontras dengan optimisme baru-baru ini dari sejumlah ekonom dan pejabat bank sentral. Wakil Federal Reserve untuk Bagian Pengawasan Randal Quarles, yang ditunjuk oleh Pemerintahan Trump pada Februari lalu, mengatakan pihaknya percaya bahwa ada kemungkinan ril bahwa ekonomi dapat berubah ke lintasan pertumbuhan lebih tinggi.

Pandangan Quarles mengindikasikan bahwa The Fed memiliki sedikit lebih banyak ruang untuk menaikkan suku bunga tanpa merusak perekonomian. Adapun hal itu, menurutnya justru dapat memberikan fleksibilitas untuk memangkas suku bunga lebih dalam lagi jika ada pelemahan berikutnya.

Adapun The Fed dijadwalkan untuk menggelar rapat kebijakan (FOMC) pada 12-13 Juni 2018. 

Tag : Kebijakan The Fed
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top