Pegawai PLN Riau Danai Pelaku Teror yang Tertangkap di Palembang? Ini Penjelasan Humas PLN Riau

Pegawai PLN bernama D alias O disebut-sebut sebagai penyandang dana dua terduga teroris yang tertangkap di Palembang, Sumatra Selatan.
Arif Gunawan | 16 Mei 2018 15:35 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, RIAU - Pegawai PLN bernama D alias O disebut-sebut sebagai penyandang dana dua terduga teroris yang tertangkap di Palembang, Sumatra Selatan.

Terkait hal itu, pihak Humas PLN Riau Kepri Dwi Suryo Abdullah mengaku tidak tahu tentang karyawan PLN dimaksud.

Menurut Dwi Suryo, pihaknya tidak terlalu paham dengan kondisi yang terjadi, khususnya pengakuan pelaku teror Palembang.

"Gak tahu [karyawan PLN atas nama D] saya juga gak paham, karena sudah sejak Senin tidak di Pekanbaru," katanya kepada Bisnis, Rabu (16/5/2018).

Setelah serangkaian penangkapan orang-orang yang diduga terlibat aksi terorisme di Jawa Timur, tim gabungan Densus 88 dan Kepolisian Daerah Sumatra Selatan pada Senin (14/5) sore mengamankan dua terduga teroris di Palembang.

Kapolda Sumatra Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan kedua pelaku berinisial AA (39) dan HK (38).

Mereka tercatat sebagai warga Pekanbaru, Riau. Keduanya diduga merupakan salah satu jaringan yang terlibat dalam aksi teror di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, beberapa waktu lalu.

"Saat penangkapan, keduanya tengah berada di Kilometer (KM) 5 Palembang. Mereka kini masih menjalani pemeriksaan oleh petugas. Dari keterangan kedua pelaku ingin melakukan aksi teror di Mako Brimob Kelapa Dua," kata Kapolda.

Zulkarnain mengatakan Polda Sumsel juga terus memburu enam orang terduga teroris yang masih berkeliaran.

"Kondisi ini dikhawatirkan jika tidak segera ditangkap mereka akan menjadi lone wolf, istilah bagi pelaku tunggal teror," tambah Zukarnain.

Mereka adalah kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang bermarkas di Jawa Barat.

"Enam buronan teroris itu kabur dalam penggerebekan sarang teroris di Kabupaten Muaraenim beberapa bulan lalu," ungkapnya.

Sementara itu, kepada wartawan, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebutkan pada Selasa (15/5) bahwa kedua terduga teroris yang ditangkap di Palembang berencana menyerang Mako Brimob Polda Sumsel. Semula, keduanya berencana menyerang Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok.

Tag : terorisme
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top