Adopsi Sensor Sidik Jari di Layar Bakal Terus Naik

Beberapa vendor ponsel pintar bakal terus meningkatkan penggunaan sensor sidik jari pada layar di tahun-tahun mendatang dengan perkiraan 100 juta ponsel di 2019 secara global.
Duwi Setiya Ariyanti | 28 April 2018 21:41 WIB
Ilustrasi. - Bisnis

Bisnis.com,JAKARTA -- Beberapa vendor ponsel pintar bakal terus meningkatkan penggunaan sensor sidik jari pada layar di tahun-tahun mendatang dengan perkiraan 100 juta ponsel di 2019 secara global.

Dikutip dari laman resmi IHS Markit, perusahaan informasi global, Sabtu (28/4/2018), pengiriman ponsel dengan sensor sidik jari pada layar diestimasi akan menyentuh 100 juta pengiriman pada 2019. Adapun, sepanjang 2018 diperkirakan jumlahnya sebanyak 9 juta unit.

Pertumbuhan produk dengan fitur ini selama tiga tahun ditopang oleh perusahaan Korea Selatan, Samsung Electronics dan pabrikan China yakni Vivo, Huawei dan Xiaomi.

Dengan mengintegrasikan sensor sidik jari di layar ponsel, ponsel bisa menawarkan fitur pemindai sidik jari tersembunyi pada layar dengan rasio 18:9. Penggunaan fitur ini terlihat pada Vivo X20 dan X21, Huawei Mate RS yang diluncurkan pada Maret. Produk dengan fitur canggih ini akan terus masuk ke pasar pada semester II/2018.

Bila menengok pabrikan pertama yang memperkenalkan fitur pemindai sidik jari, maka terdapat Apple dengan Touch ID yang diperkenalkan pada 2013. Fitur ini baru diadopsi android pada 2015. Adopsi teknologi ini terus naik hingga menyentuh 60% pengiriman ponsel pintar di 2017.

Director of Touch and User Interface Researcher at IHS Markit, Calvin Hsieh mengatakan tren baru terus naik dengan beberapa vendor yang mengeluarkan sejumlah produk dengan fitur pemindai sidik jari.

"Dengan Vivo dan Huawei yang belum lama ini meluncurkan sejumlah model yang memiliki pemindai sidik jari di bawah layar, tentu menjadi tren baru," katanya.

Produk yang dikeluarkan sejumlah vendor ini mendorong Samsung untuk memproduksi produk dengan fitur serupa. Kendati demikian, masih belum dikektahui apakah Samsung akan mengadopsi teknologi ini pada Galaxy Note 9.

Menurutnya, jika Samsung menerapkan solusi ini pada Galaxy Note 9, pengiriman ponsel pintar dengan fitur ini diprediksi akan terdapat kenaikan lebih dari 20 juta unit di 2018 dan estimasi awal sebesar 9 juta hingga pengujung tahun 2018.

"Ini juga mendorong Samsung Electronics yang belum memutuskan apakah akan mengadopsi solusi ini pada Galaxy Note 9," katanya.

Hampir semua pabrikan pemindai sidik jari tertarik mengembangkan pemindai sidik jari di layar atau under-display fingerprint. Adapun, sejumlah pabrikan ternama yakni Synaptics, Goodix, Qualcomm&Egis yang diikuti dengan Samsung LSI, FPC, VkanSee, Crucial Tec, BeyondEyes dan FocalTech.

Dari sederet nama itu, Samsung dengan teknologi active-matrix organic light-emitting diode (AMOLED) memimpin pasar.

Tag : sidik jari
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top