Setelah 65 Tahun Korea Terpisah, Ini Prosesi Pertemuan Moon dan Kim

Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in akan menyambut pemimpin Kim Jong Un di perbatasan kedua negara besok, Jumat (27/4/2018), saat pemimpin Korea Utara (Korut) itu melintasi batas demarkasi militer kedua negara.
John Andhi Oktaveri | 26 April 2018 11:38 WIB
Presiden Korea Selatan, Moon Jae/in, dan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, akan bertemu di Peace House (Gedung Perdamaian), yang terletak di kawasan Panmunjeom di sisi Korea Selatan. / Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in akan menyambut pemimpin Kim Jong Un di perbatasan kedua negara besok, Jumat (27/4/2018), saat pemimpin Korea Utara (Korut) itu melintasi batas demarkasi militer kedua negara.

Moon akan menyambut tamunya di tembok pembatas yang menandai pembatas kedua Korea yang juga disebut Demilitarized Zone, ujar Sekretariat Kepresidenan Korsel, Im Jong-seok sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (26/4/2018).

Ketika Kim melangkah di garis batas maka dia akan menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang melangkahkan kakinya sejak kedua negara mengakhiri perang 65 tahun lalu.

Kim akan menerima penyambutan secara militer dan kedua pemimpin kemudian akan berjalan ke gedung Peace House, sebuah bangunan beton berdinding kaca yang berada di sisi bagian selatan tempat gencatan senjata dilakukan di desa Panmunjom. Di desa bersejarah itu pertemuan tingkat tinggi diadakan.

Kim akan menandatangani buku tamu sebelum sesi pertemuan pagi dimulai. Pertemuan itu disebut sebagai "Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Perdamaian dan Kesejahteraan Semenanjung Korea”.

Para delegasi akan melaksanakan makan siang secara terpisah dari kedua pemimpin negara satu rumpun itu.

Moon dan Kim juga akan menanam pohon perdamaian bersama di garis demarkasi di halaman Peace House menjelang sore, ujarnya. Setelah itu mereka akan menandatangani pernyataan bersama.

Acara jamuan makan malam akan dilakukan pada malamnya sebelum Kim kembali ke negaranya.

Tag : korea utara
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top