PILKADA SUMUT 2018: Di Antara Para Calon, Harta Djarot Paling Sedikit

Djarot Saiful Hidayat menjadi calon pemimpin Sumut dengan harta kekayaan paling sedikit di antara tiga calon lainnya, baik calon gubernur dan wakil gubernur, sementara pasangannya Sihar Sitorus menjadi calon dengan harta kekayaan terbanyak.
Juli Etha Ramaida Manalu | 24 April 2018 20:02 WIB
Sihar Sitorus dan Djarot Saiful Hidayat - Antara

Bisnis.com, MEDAN — Djarot Saiful Hidayat menjadi calon pemimpin Sumut dengan harta kekayaan paling sedikit di antara tiga calon lainnya, baik calon gubernur dan wakil gubernur, sementara pasangannya Sihar Sitorus menjadi calon dengan harta kekayaan terbanyak.

Hal ini terungkap dalam pengumuman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaksanakan bersamaan dengan progran Pilkada Berintegritas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sumatra Utara.

“Untuk para calon kepala daerah adalah untuk sarana pengendalian internal karena setiap perubahan hartanya harus diaporkan setiap tahun dan dapat diawasi oleh masyarakat. Untuk masyarakat, pengumuman LHKPN ini adalah sebagai salah satu penilaian untuk menentukan calon kepala daerahnya,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Kantor Gubernur Sumatra Utara terkait penyelenggaraan pengumuman LHKPN ini, Selasa (24/2/2018).

Berdasarkan data yang dimiliki KPK, Djarot Saiful Hidayat tercatat memiliki harta kekayaan sebesar lebih dari Rp8,433 miliar sementara pasangannya Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus menjadi calon dengan jumlah harta kekayaan terbesar senilai lebih dari Rp350, 887 miliar.

Djarot tercatat memiliki tanah dan bangunan senilai Rp1,805 miliar, alat transportasi dan mesin Rp1,174 miliar, harta bergerak lainnya Rp37,139 juta, serta kas dan setara kas Rp5,417 miliar, sementara Sihar memiliki tanah dan bangunan senilai Rp166, 042 miliar, alat transportasi dan mesin Rp736, 380 juta, surat berharga Rp181,654 miliar, serta kas dan setara kas Rp2,454 miliar.

Adapun untuk pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah masing-masing memiliki harta kekayaan senilai lebih dari Rp15,424 miliar dan Rp60,956  miliar.

Edy tercatat memiliki kekayaan berupa tanah dan bangunan senilai lebih dari Rp14,860 miliar, alat transportasi dan mesin Rp363 juta, dan harta bergerak lainnya Rp201,200 juta, sementara pasangannya memiliki tanah dan bangunan senilai Rp22,312 miliar, alat transportasi dan mesin Rp14,906 miliar, harta bergerak lainnya Rp3,160 miliar, surat berharga Rp7,160 miliar, kas dan setara kas Rp10 miliar, dan harta lainnya23,240 miliar.

Musa Rajekshah yang kerap disapa Ijeck ini pun diketahui memiliki hutang senilai lebih dari Rp19,823 miliar.

“KPK mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat untuk memantau ketaatan para calon kepala daerah dalam mengumumkan kekayaannya. Masyarakat juga diharapkan melaporkan kepada KPK jika ditemukan adanya harta calon kepala daerah yang tidak dilaporkan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Saut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pilkada sumut

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top