Begini Kisah Tersangka Serangan Van Toronto

Tersangka dalam serangan van di Toronto yang pada Senin (24/4/2018) pernah bersekolah di sekolah menengah untuk siswa berkebutuhan khusus.
Aprianto Cahyo Nugroho | 24 April 2018 11:36 WIB

Kabar24.com, JAKARTA – Tersangka dalam serangan van di Toronto yang pada Senin (24/4/2018) pernah bersekolah di sekolah menengah untuk siswa berkebutuhan khusus.

Polisi mengatakan Alek Minassian (25 tahun) ditangkap 26 menit setelah ia diduga mengemudikan van sewaan putih menuju kerumunan orang di utara Toronto, menewaskan 10 orang dan melukai 15 lainnya.

Dalam sebuah video amati insiden itu, yang ditampilkan di TV CBC, menunjukkan seorang pria berulang kali menunjuk objek pada seorang petugas polisi yang berteriak padanya untuk 'turun' saat tersangka menuntut: "Bunuh aku".

Shereen Chami mengatakan mantan teman sekelasnya tersebut tidak pernah melakukan kekerasan. Dia mengatakan bahwa Minassian adalah bagian dari program di Thornlea Secondary School, di utara Toronto, untuk siswa dengan kebutuhan khusus. Ia mengikuti campuran kelas utama dan terpisah.

Chami ingat dia berjalan di lorong-lorong dengan kepala tertunduk dan tangan yang tergenggam erat. Ia juga kerap menirukan suara kucing.

"Dia seperti anti sosial, tetapi dari apa yang saya ingat dia benar-benar tidak berbahaya," katanya, seperti diuktip Reuters.

Dua teman sekelas lainnya mengatakan mereka mengikuti kelas untuk siswa dengan kebutuhan khusus bersama Minassian. Kebutuhan khusus adalah istilah yang digunakan dalam sistem pendidikan Kanada yang mencakup kesulitan belajar dan perilaku serta cacat fisik.

Polisi mengatakan bahwa Minassian sebelumnya tidak diketahui oleh mereka. Motifnya pun masih belum diketahui. Kepala Polisi Toronto, Mark Saunders mengatakan tindakan pengemudi tersebut "jelas disengaja".

Halaman Facebook Minassian tidak dapat diakses. Dalam jejak halaman yang tersedia melalui Internet Archive memperlihatkan dia pernah kuliah di Seneca College dari 2011 hingga April 2018, lulus dari sekolah menengah Thornlea pada tahun 2011, lalu menuliskan ‘pengembangan software’ padaketerampilan profesional.

Sebuah posting blog pada September 2013 mengatakan dia mulai bekerja di Pusat Pengembangan Teknologi Terbuka milik Seneca College. Dia memposting tentang perkembangannya mengembangkan perangkat lunak di sana hingga Maret 2014.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teror

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top