Kementerian PUPR Yakin Jembatan Babat Kelar Sebelum Mudik Lebaran 2018

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR memulai pengerjaan perbaikan jembatan Widang-Babat yang ambruk dan diharapkan dapat dirampungkan sebelum musim mudik Lebaran 2018.
Newswire | 19 April 2018 19:11 WIB
Petugas mengevakuasi truk di lokasi jembatan Widang, Babat yang runtuh, di Tuban, Jawa Timur, Selasa (17/4/2018). - ANTARA/Aguk Sudarmojo

Kabar24.com, MAKASSAR - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR memulai pengerjaan perbaikan jembatan Widang-Babat yang ambruk dan diharapkan dapat dirampungkan sebelum musim mudik Lebaran 2018.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, proses perbaikan jembatan tersebut memang telah dimulai pengerjaannya dan diharapkan bisa rampung lebih cepat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PU yang rencananya akan dirampungkan dalam waktu 40 hari hingga 45 hari kedepan. Kita harap pada Lebaran (musim mudik) sudah selesai dan bisa digunakan," katanya, Kamis.

Sambil menunggu rampungnya perbaikan jalan dan bisa digunakan kembali oleh pengguna jalan, kata dia, maka masyarakat bisa menggunakan jalur alternatif.

Pihaknya juga membantah jika jembatan tersebut dikatakan satu-satunya akses bagi masyarakat yang ingin menuju Tuban atau Lamongan.

Adapun jalur alternatif itu bisa dilalui kendaraan kecil, baik dari arah Tuban maupun arah Lamongan akan dibuat dua arah di Jembatan Widang Baru.

Kendaraan dari arah Lamongan yang sudah terlanjur masuk antrean memasuki Jembatan Widang Baru, akan di atur secara bergantian. Kendaraan kecil. baik dari arah Lamongan sampai arah Tuban kemudian bisa menggunakan Jembatan Widang Baru secara bersamaan.

Adapun untuk truk pengangkut barang dari arah Surabaya ke Tuban, akan diarahkan dari Paciran-Gondong-Tuban.

Adapun, kendaraan yang sudah masuk ke arah Lamongan akan diarahkan ke Cepu-Blora-Purwodadi. Kendaraan dari arah Tuban ke Surabaya akan dialihkan ke Jalan Dendles-Tuban-Gondong-Paciran-Surabaya.

"Dititik itu, kita sudah mendapatkan solusi akses melalui jalur alternatif yang bisa digunakan. Namun kami juga telah berkoordinasi dengan Kementeriaan PU untuk pembangunannya," jelasnya.

Tag : Kementerian PUPR
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top