Trump: Pertemuan dengan Kim Jong Un Bisa Saja Batal

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa dia berharap untuk mengadakan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan lima lokasi sedang dipertimbangkan, tetapi ada kemungkinan pertemuan tersebut tidak terjadi.
Aprianto Cahyo Nugroho | 18 April 2018 07:57 WIB
Presiden Amerka Serikat Donald Trump. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa dia berharap untuk mengadakan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan lima lokasi sedang dipertimbangkan, tetapi ada kemungkinan pertemuan tersebut tidak terjadi.

Trump, yang menyambut Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di klub Mar-a-Lago di Florida pada Selasa (17/4/2018) untuk membahas masalah perdagangan, militer dan keamanan, juga mengatakan Korea Selatan memiliki restu AS untuk mengakhiri perang dengan Korea Utara.

Pembicaraan antara Trump dan Abe sebagian besar terfokus pada rencana pertemuan dengan Kim saat Jepang mencari komitmen AS bahwa setiap kesepakatan denuklirisasi yang mengikat antara Trump dan Kim bukan akan hanya mencakup rudal jarak jauh tetapi juga rudal yang ditargetkan ke Jepang.

"Untuk masalah Korea Utara, saya ingin menggarisbawahi pentingnya mencapai denuklirisasi yang lengkap, dapat diverifikasi, dan tidak dapat dibatalkan, serta pengabaian program rudal Korea Utara," ungkap Abe kepada Trump, seperti dikutip Reuters.

Abe juga memperoleh persetujuan dari Trump untuk mengangkat masalah warga Jepang yang diculik oleh Korea Utara, sebuah masalah yang sangat emosional bagi Jepang.

Setelah pertemuan tersebut, Trump menekankan bahwa kedua belah pihak sepakat mengenai masalah Korea Utara. "Jepang dan kami sendiri sepakat, dan kami sangat bersatu tentang masalah Korea Utara," katanya.

Namun, Trump mengatakan ada kemungkinan bahwa upaya diplomatik untuk mengatur pertemuan dengan Kim akan gagal dan jika itu tidak terjadi, AS dan sekutunya akan tetap menekan Pyongyang melalui sanksi.

"Mungkin semuanya tidak berjalan dengan baik dan kami tidak akan melakukan pertemuan dan kami akan terus melanjutkan di jalur yang sangat kuat ini," katanya.

Trump juga mendukung upaya antara Korea Selatan dan Utara yang bertujuan mengakhiri perang yang telah terjadi antara kedua negara sejak 1953.

"Mereka memiliki restu saya mengakhiri perang. Orang-orang tidak menyadari bahwa Perang Korea belum berakhir. Ini sedang terjadi sekarang. Dan mereka sedang mendiskusikan mengakhiri perang," katanya.

Mengenai lokasi pertemuan dengan KIm, Trump mengatakan pejabat pemerintahan sedang mencari lima lokasi, dan tak satu pun dari kelima opsi tersebut berada di AS.

Seorang pejabat AS mengatakan lokasi-lokasi di Asia Tenggara dan Eropa termasuk di antara yang sedang dibicarakan. Spekulasi telah berpusat pada berbagai lokasi termasuk Pyongyang, zona demiliterisasi antara Korea, Stockholm, Jenewa, dan Mongolia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kim jong un, Donald Trump

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top