Kulon Progo Kesulitan Promosi Pariwisata Level Nasional

Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami kesulitan menyelenggarakan kegiatan yang berskala nasional guna mendongkrak pertumbuhan pariwisata di wilayah ini karena keterbatasan anggaran.
Newswire | 09 April 2018 06:43 WIB
Pesta Budaya Kulon Progo - Antara

Kabar24.com, KULON PROGO -- Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami kesulitan menyelenggarakan kegiatan yang berskala nasional guna mendongkrak pertumbuhan pariwisata di wilayah ini karena keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo, Niken Probo Laras di Kulon Progo, Senin, mengatakan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo memberikan target penyelenggaraan 52 kegiatan berskala nasional, namun baru terjadwal 30 kegiatan.

"Kegiatan ini tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), sehingga kami harus bekerja keras mencari sponsor bagaiama target 52 kegiatan ini dapat terealisasi," kata Niken.

Dia mengatakan agenda pertama yang akan dilaksanakan, yakni Glagah Tropicolorun 2018 mengajak warga Kulon Progo dan sekitarnya untuk berlari sambil rekreasi di kawasan objek wisata Laguna Glagah.

Kegiatan yang sedianya berlangsung selama dua hari ini, menawarkan pengalaman lari santai sambil menikmati suasana sunset dan sunrise khas Laguna Glagah. Pada Sabtu (28/4), lari dilakukan mulai 15.00 WIB, kemudian Minggu (29/4) pada 06.00 WIB. 

Pesertayang berpartisipasi dalam acara ini, akan berkompetisi lari bersama ribuan peserta lainnya, menempuh jarak lima kilometer. Mereka akan melewati zona warna-warni, karena di tiap zona tertentu, tubuh pelari akan ditaburi tepung warna.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti, bahwa ada banyak cara mempromosikan objek wisata di Kulon Progo, salah satunya dengan lari, setelah sebelumnya event seperti bersepeda juga hadir di Kulon Progo.

Dia berharap, masyarakat bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut, karena dengan membayar tiket yang enteng di kantong, mereka mendapatkan banyak keuntungan. Selain sehat, mereka mendukung Bela Beli Kulon Progo, karena mereka mendapatkan produk lokal serta bisa melihat produk khas Kulon Progo.

"Semoga kegiatan ini juga bisa meningkatkan kunjungan ke Glagah. Apalagi nanti dengan adanya New Yogyakarta International Airport, objek wisata Glagah akan mengalami sejumlah penyesuaian," ungkapnya.

Manager Event Harian Jogja, Eko Sutarmo mengatakan penyelenggaraan Glagah Tropicolorun 2018 merupakan kerja sama dengan Dinas Pariwisata Kulon Progo. Kegiatan diharapkan kegiatan ini bisa mendongkrak jumlah pengunjung Pantai Glagah, sekaligus peduli dengan keindahan pantai serta laguna Glagah.

Peserta yang ingin berpartisipasi cukup membayar Rp30.000. Tidak kalah penting, semua paket yang didapatkan oleh peserta, merupakan produk asli Kulon Progo, seperti airKu, kaus dan salak Girimulyo. Di lokasi kegiatan, dihadirkan pula Start Up dan UMKM lokal. Sehingga, menggugah semangat Bela Beli Kulon Progo yang digaungkan Pemkab setempat.

Sumber : Antara

Tag : pariwisata
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top