Pembunuhan Purnawirawan TNI AL, Polisi Sebut Pelaku Profesional

Pembunuhan Purnawirawan TNI AL, Polisi Sebut Pelaku Profesional
Newswire | 09 April 2018 19:02 WIB
Penyerangan dengan pisau - ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA - Polisi hingga kini masih memburu pelaku pembunuhan seorang purnawirawan TNI Angkatan Laut bernama Hunaedi, 83 tahun, dan motif dari kejahatan sadis tersebut.

Hunaedi tewas di rumahnya di Jalan Pondok Labu, Lebak Bulus, Jakarta Selatan dengan terdapat luka-luka tusukan sadis di beberapa bagian tubuhnya.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar mengatakan polisi masih mendalami motif kejahatan yang dilakukan.

"Kami dalami sampai sejauh itu. Apakah sebelum wafat dia punya masalah sama orang lain. Karena sepertinya kalau kami lihat lukanya penuh dengan emosi. Mematikan itu. Dengan barang-barang gak ada yang hilang," ujar Indra Jafar di kantor Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 9 April 2018.

Indra Jafar menilai pelaku yang membunuh Hunaedi adalah pihak yang memiliki kecakapan dalam melukai orang. Terutama jika dilihat dari beberapa bekas luka tusukan.

"Ya cukup profesional dan berani. Nanti bisa kami simpulkan (setelah ditangkap) karena yang dilawan juga orang tua," kata Indra lagi.

Hunaedi dibunuh di dalam rumahnya pada Kamis, 5 April 2018 pada pukul 18.00 WIB. Rumah itu terpisah oleh sebuah kali kecil dengan Jalan Karang Tengah Raya. Pelaku awalnya mengetuk pintu rumah Hunaedi. Begitu dibuka oleh Hunaedi, pelaku langsung masuk ke dalamnya.

Dalam kasus pembunuhan sadistis itu, sempat terjadi perkelahian antara Hunaedi dan pelaku. Sampai akhirnya, pelaku membenturkan kepala Hunaedi dinding rumah. Selanjutnya, pelaku menusuk perut Hunaedi sebanyak tiga kali yakni di lengan kiri, di dada bagian kiri, dan di bagian rusuk.

Sumber : Tempo.co

Tag : pembunuhan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top