Presiden Jokowi Instruksikan Stabilisasi Harga Dilakukan Lebih Awal

Presiden Joko Widodo menginstruksikan kementerian terkait untuk melakukan percepatan langkah-langkah antisipasi kenaikan harga pangan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Amanda Kusumawardhani | 02 April 2018 13:39 WIB
Pekerja mengambil telur di kandang ayam di Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (25/9). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo menginstruksikan kementerian terkait untuk melakukan percepatan langkah-langkah antisipasi kenaikan harga pangan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Ketika ditemui di Istana Negara, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan dirinya mendapatkan arahan dari Presiden untuk melakukan langkah stabilisasi harga.

"Kami laporkan sudah bertemu dengan asosiasi daging, ayam, kemudian telur, dan beras. Insya Allah stok sudah kita persiapkan lebih awal," ucapnya, Senin (2/4/2018).

Adapun, hal yang dilakukan pemerintah adalah memotong rantai pasok dari daerah dan melakukan upaya intervensi harga.

"Khusus yang bawang putih impor dan kita sudah siapkan dari sekarang. Kemudian bawang merah, daging juga kita siapkan dari sekarang," tambah Amran.

Selain itu, untuk menjaga ketersediaan stok bahan pangan strategis, Amran menyebutkan pihaknya sudah menyiapkan peningkatan stok hingga 40% dari kebutuhan normal untuk mengantisipasi gejolak harga.

Merujuk pada beberapa upaya pemerintah untuk meredam gejolak harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri, dia meyakini harga bahan pangan akan terjaga stabil.

"Jadi gini tidak ada alasan lagi ayam, telur, bawang merah, kemudian cabai harganya naik. Ini kita sudah ekspor. Dulu kita impor," tukasnya.

Tag : harga pangan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top