Operasi Katarak Sukses, Nyak Sandang Bisa Melihat Lagi

Nyak Sandang, salah satu warga Aceh yang menyumbang pembelian pesawat pertama Indonesia, kini bisa melihat kembali. Operasi katarak yang dijalaninya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta telah sukses dilakukan.
JIBI | 31 Maret 2018 15:15 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu dengan Nyak Sandang di Istana Merdeka, Rabu (21/3). - Biro Pers Setpres

Bisnis.com, JAKARTA -- Nyak Sandang, salah satu warga Aceh yang menyumbang pembelian pesawat pertama Indonesia, kini bisa melihat kembali. Operasi katarak yang dijalaninya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta telah sukses dilakukan.

Presiden Joko Widodo memberikan ruang Super VIP bagi Nyak Sandang dan keluarga di RSPAD Gatot Subroto.

"Beliau sendiri juga sangat menikmati fasilitas yang diberikan Presiden di masa tuanya. Bahkan pernah diucapkan beliau, apakah ini surga? Saya bilang ini surga dunia," kata perwakilan keluarga Nyak Sandang, Maturidi, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (31/3/2018).

Adapun fasilitas di ruangan super VIP itu antara lain tempat tidur elektrik untuk Nyak Sandang, lemari pakaian, televisi layar datar, dan sofa set. Ada pula kamar mandi dengan air hangat, telepon, AC, pilihan menu makan, dan surat kabar.

Juga terdapat teras di depan ruangan seharga Rp 2,5 juta per malam tersebut.

"Kondisi terkini Nyak Sandang alhamdulillah pasca operasi, sudah sedemikian baik," ungkap Maturidi, seperti dilansir dari Tempo.co.

Dia mengatakan Nyak Sandang ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Operasi mata Nyak Sandang dilakukan Rabu (28/3). Tim medis dipimpin Kepala Departemen Mata RSPAD Gatot Subroto dokter Subandono Bambang Indrasto.

Operasi juga diikuti dokter dari Tim Dokter Kepresidenan, yaitu Tjahjono D. Gondhowiardjo. Tindakan operasi dimulai pukul 08.30 WIB dan rampung sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut Subandono, mata kanan Nyak Sandang sempat dioperasi di Aceh dan hasilnya bagus. Namun, retinanya sudah mengalami degenerasi karena faktor usia.

Katarak di mata kiri matur cukup keras, sehingga tim dokter tidak bisa menilai bagian saraf atau bagian belakang bola mata. Dokter pun menyedot katarak yang matur dan keras itu.

Meski prosesnya cukup rumit, tim dokter berhasil mengoperasi mata Nyak Sandang. Awalnya, jarak pandang Nyak Sandang hanya 15-20 centimeter (cm). Pascaoperasi, jarak pandangnya bisa menjadi 1 meter dan berikutnya akan mencapai 5 meter.

Sumber : Tempo.co

Tag : jokowi, kesehatan
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top