Golkar Tunjuk Titiek Soeharto Gantikan Wakil Ketua MPR Mahyudin

Isu pergantian Wakil Ketua MPR Mahyudin terjawab setelah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Titiek Soeharto sebagai pengganti politisi asal Kalimantan Timur itu.
John Andhi Oktaveri | 18 Maret 2018 22:51 WIB
Titiek Soeharto - Antara

Kabar24.com, JAKARTA – Isu pergantian Wakil Ketua MPR Mahyudin terjawab sudah setelah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) sebagai pengganti politisi asal Kalimantan Timur tersebut.

Usulan itu disampaikan Airlangga dalam sambutannya saat pelantikan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di DPP Partai Golkar pada Minggu (18/3/2018).

Airlangga mengatakan pengusulan Titiek dilakukan sebagai upaya untuk pemenuhan kuota perempuan dalam bidang politik di partai Golkar.

"Terkait dengan alat kelengkapan, dalam periode ini saya mengusulkan kader perempuan dari Partai Golkar di MPR, kita dorong Mbak Titiek untuk mengisi pimpinan MPR," kata Airlangga.

Menteri Perindustrian itu berjanji segera menindaklanjuti pergantian pimpinan MPR tersebut. "Nanti segera diproses," ucap Airlangga.

Sementara Sekjen Partai Golkar Lodewijk F. Paulus mengatakan pergantian pimpinan MPR akan dibahas dan dirapatkan di DPP Golkar pada Minggu malam ini.

"Belum, mekanismenya harus kita rapatkan di DPP dulu. Kita belum rapat. Insya Allah malam ini bisa tuntas, kita rapatkan dan putuskan bersama, karena proses pengambilan keputusan di Golkar kolektif kolegial,” tuturnya.

Sebelumnya Ketua MPR Zulkifli Hasan memastikan segera melantik tiga wakil ketua di lembaganya usai Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) diberlakukan.

Meski sudah siap melakukan pelantikan, partai-partai seperti PDIP, PKB, dan Gerindra belum secara resmi menyampaikan nama-nama calon Wakil Ketua MPR.

Terlepas dari itu, Ketua Umum PAN itu menyampaikan bocoran nama-nama calon Wakil Ketua MPR yang diajukan tiga partai politik.

"Kalau PKB kan teman saya Cak Imin [Muhaimin Iskandar]. Kalau dari Gerindra saya kira Pak [Ahmad] Muzani ya. Tadi saya ngomong juga terbuka Mbak Mega tolong lah, Pak [Ahmad] Basarah itu profesor Pancasila," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mpr, partai golkar

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top