Investor China Berharap Pelonggaran Aturan IPO

Sebagian besar investor China berharap otoritas bursa dapat memberikan pelonggaran atau relaksasi aturan pelepasan saham perdana (initial public offering/IPO) bagi perusahaan teknologi.
Dwi Nicken Tari | 14 Maret 2018 22:01 WIB
Bursa China - smh.com.au
Kabar24.com, JAKARTA — Sebagian besar investor China berharap otoritas bursa dapat memberikan pelonggaran atau relaksasi aturan pelepasan saham perdana (initial public offering/IPO) bagi perusahaan teknologi.
 
Menurut survei yang dilakukan Shenzhen Stock Exchange, pelonggaran tersebut juga diharapkan bisa mendorong minat perusahaan teknologi untuk mencatatkan sahamnya di dalam negeri.
 
Bursa China itu juga mengatakan survei menunjukkan sekitar 90% responden menyatakan perusahaan rintisan Shenzhen yang telah tergabung dalam indeks ChiNext terus memperkuat dukungannya terhadap perusahaan teknologi lainnya.
 
Menurut survei yang dikutip Reuters, Rabu (14/3), sebagian besar investor juga mendukung untuk penurunan ambang batas pencatatan saham ke publik atau menerima pencatatan saham dalam dua seri (dual share classes).
 
Hasil survei yang dipublikasikan dalam laman Shenzhen Stock Exchange sesuai dengan keinginan regulator untuk menggaet perusahaan teknologi yang besar yang telah mencatatkan sahamnya di luar negeri untuk kembali ke negaranya.
 
Beberapa perusahaan teknologi besar seperti Alibaba Group Holding Ltd., Baidu Inc., JD.com Inc., dan Tencent Holdings Ltd., mencatatkan sahamnya di bursa luar negeri.
 
Jika nantinya rencana itu diimplementasikan, mungkin akan memberikan peluang bagi Shanghai dan Shenzhen berlomba dengan Hong Kong untuk menarik raksasa teknologi untuk mendaftar di bursanya. 
Tag : ekonomi china
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top